TRIBUNKALTIM.CO - Komposisi pekerjaan penduduk di Kalimantan Timur pada semester 1 2026 menunjukkan keragaman aktivitas masyarakat di seluruh kabupaten dan kota.
Data diolah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kalimantan Timur dari Data Konsolidasi Bersih (DKB) Kemendagri Semester I Tahun 2026.
Urutan pertama ditempati kategori mengurus rumah tangga dengan total 778.551 orang.
Jumlah tersebut sangat didominasi perempuan, yakni 778.474 orang, sedangkan laki-laki tercatat 77 orang.
Posisi kedua adalah pelajar/mahasiswa sebanyak 564.282 orang, disusul karyawan swasta sebanyak 509.370 orang.
Berikutnya terdapat kategori belum/tidak bekerja dengan 383.405 orang, wiraswasta sebanyak 246.506 orang, serta petani/pekebun sebanyak 141.310 orang.
Sementara itu, kategori buruh harian lepas mencapai 67.544 orang, aparatur sipil negara (ASN) 62.558 orang, karyawan honorer 39.359 orang, dan nelayan/perikanan sebanyak 38.403 orang.
Baca juga: 5 Daerah di Kaltim dengan Warga Belum Memiliki Akta Perkawinan Terbanyak pada Semester I 2026
1. Mengurus Rumah Tangga Menjadi Kategori Terbanyak
Kategori mengurus rumah tangga menempati peringkat pertama dengan total 778.551 orang di Kalimantan Timur pada semester 1 2026.
Dari jumlah tersebut, penduduk perempuan mencapai 778.474 orang, sedangkan laki-laki hanya 77 orang.
Jika dirinci berdasarkan kabupaten dan kota, Kutai Kartanegara memiliki jumlah terbesar dalam kategori ini dengan 168.756 perempuan dan 20 laki-laki. Selanjutnya Samarinda tercatat 156.672 perempuan dan 21 laki-laki.
Di Balikpapan, terdapat 135.710 perempuan dan 12 laki-laki yang tercatat dalam kategori mengurus rumah tangga. Kemudian Kutai Timur memiliki 80.630 perempuan dan 12 laki-laki.
Wilayah Paser mencatat 64.966 perempuan dan dua laki-laki, sedangkan Berau memiliki 58.350 perempuan dan lima laki-laki.
Di Penajam Paser Utara, terdapat 41.187 perempuan dan tidak tercatat laki-laki dalam kategori ini. Bontang memiliki 34.259 perempuan dan empat laki-laki, sedangkan Kutai Barat mencatat 33.214 perempuan dan satu laki-laki.
Adapun Mahakam Ulu memiliki 4.730 perempuan dan tidak tercatat laki-laki dalam kategori mengurus rumah tangga.
Besarnya kategori ini membuat aktivitas mengurus rumah tangga menjadi jenis pekerjaan atau status kegiatan dengan jumlah penduduk paling banyak dalam data administrasi kependudukan Kaltim semester 1 2026.
2. Pelajar dan Mahasiswa Mencapai 564.282 Orang
Di posisi kedua terdapat kategori pelajar/mahasiswa dengan total 564.282 orang.
Berbeda dengan kategori mengurus rumah tangga, komposisi pelajar dan mahasiswa lebih banyak laki-laki. Jumlah laki-laki mencapai 313.178 orang, sedangkan perempuan sebanyak 251.104 orang.
Samarinda menjadi daerah dengan jumlah pelajar/mahasiswa terbesar, yakni 67.096 laki-laki dan 56.995 perempuan.
Kemudian Balikpapan tercatat memiliki 62.640 laki-laki dan 49.235 perempuan, disusul Kutai Kartanegara dengan 61.609 laki-laki dan 50.725 perempuan.
Di Kutai Timur, terdapat 28.503 laki-laki dan 19.462 perempuan dalam kategori ini. Berau mencatat 25.138 laki-laki dan 18.318 perempuan.
Sementara Paser memiliki 22.250 laki-laki dan 18.932 perempuan, sedangkan Bontang mencatat 16.809 laki-laki dan 15.115 perempuan.
Di Kutai Barat, jumlahnya mencapai 15.024 laki-laki dan 11.400 perempuan. Penajam Paser Utara memiliki 10.346 laki-laki dan 7.821 perempuan.
Untuk Mahakam Ulu, data menunjukkan 3.763 laki-laki dan 3.101 perempuan.
Tingginya jumlah pelajar/mahasiswa menempatkan kelompok pendidikan ini sebagai kategori terbesar kedua setelah mengurus rumah tangga dalam pencatatan pekerjaan penduduk Kaltim.
3. Karyawan Swasta Capai 509.370 Orang
Kategori terbesar ketiga adalah karyawan swasta, dengan total 509.370 orang.
Komposisinya terdiri dari 415.404 laki-laki dan 93.966 perempuan.
Data tersebut menunjukkan jumlah laki-laki dalam kategori karyawan swasta jauh lebih besar dibandingkan perempuan.
Samarinda menjadi daerah dengan jumlah karyawan swasta tertinggi, yakni 132.360 laki-laki dan 36.646 perempuan.
Selanjutnya Balikpapan mencatat 84.517 laki-laki dan 29.020 perempuan. Kutai Kartanegara memiliki 78.428 laki-laki dan 7.522 perempuan.
Di Kutai Timur, terdapat 44.640 laki-laki dan 7.178 perempuan yang tercatat sebagai karyawan swasta.
Kemudian Bontang memiliki 23.069 laki-laki dan 5.356 perempuan. Berau mencatat 17.602 laki-laki dan 2.886 perempuan.
Di Paser, jumlah karyawan swasta mencapai 14.515 laki-laki dan 2.250 perempuan. Kutai Barat memiliki 9.970 laki-laki dan 1.563 perempuan.
Adapun Penajam Paser Utara tercatat 8.964 laki-laki dan 1.339 perempuan, sedangkan Mahakam Ulu memiliki 1.339 laki-laki dan 206 perempuan.
4. Belum atau Tidak Bekerja Sebanyak 383.405 Orang
Kategori belum/tidak bekerja menempati peringkat keempat dengan total 383.405 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 230.243 laki-laki dan 153.162 perempuan.
Balikpapan mencatat jumlah terbesar, yakni 49.712 laki-laki dan 30.466 perempuan. Kemudian Samarinda memiliki 40.849 laki-laki dan 32.809 perempuan.
Di Kutai Timur, terdapat 37.236 laki-laki dan 24.624 perempuan yang berada pada kategori tersebut.
Kutai Kartanegara mencatat 32.069 laki-laki dan 20.629 perempuan, disusul Penajam Paser Utara dengan 16.257 laki-laki dan 11.709 perempuan.
Di Berau, tercatat 20.539 laki-laki dan 12.494 perempuan, sedangkan Kutai Barat memiliki 11.422 laki-laki dan 6.742 perempuan.
Sementara Paser mencatat 11.157 laki-laki dan 7.889 perempuan. Bontang memiliki 9.948 laki-laki dan 5.341 perempuan.
Jumlah terendah dalam kategori ini berada di Mahakam Ulu, yakni 1.054 laki-laki dan 459 perempuan.
Kategori “belum/tidak bekerja” perlu dipahami sesuai pencatatan administrasi kependudukan yang digunakan dalam data tersebut. Kategori ini tidak secara otomatis identik dengan seluruh definisi pengangguran dalam statistik ketenagakerjaan, karena klasifikasi administrasi kependudukan memiliki tujuan dan dasar pencatatan tersendiri.
5. Wiraswasta Tercatat 246.506 Orang
Di peringkat kelima terdapat wiraswasta dengan total 246.506 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 208.681 laki-laki dan 37.825 perempuan.
Kutai Kartanegara menjadi wilayah dengan jumlah wiraswasta terbesar, yakni 58.418 laki-laki dan 7.262 perempuan.
Selanjutnya Samarinda memiliki 41.257 laki-laki dan 10.617 perempuan, sementara Paser mencatat 31.521 laki-laki dan 3.766 perempuan.
Di Kutai Timur, terdapat 26.215 laki-laki dan 4.731 perempuan. Balikpapan memiliki 17.368 laki-laki dan 5.331 perempuan.
Kemudian Kutai Barat mencatat 10.562 laki-laki dan 1.705 perempuan, Penajam Paser Utara 8.832 laki-laki dan 1.234 perempuan, serta Bontang 7.029 laki-laki dan 1.791 perempuan.
Untuk Berau, terdapat 5.708 laki-laki dan 1.168 perempuan. Sedangkan Mahakam Ulu mencatat 1.771 laki-laki dan 220 perempuan.
Dalam pengertian umum, wiraswasta merujuk pada orang yang menjalankan kegiatan usaha atau pekerjaan secara mandiri, berbeda dengan karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan atau institusi.
6. Petani dan Pekebun Sebanyak 141.310 Orang
Kategori petani/pekebun berada di posisi keenam dengan jumlah 141.310 orang.
Komposisinya terdiri dari 124.053 laki-laki dan 17.257 perempuan.
Kutai Kartanegara mencatat jumlah tertinggi, yaitu 26.704 laki-laki dan 2.811 perempuan.
Kemudian Kutai Timur memiliki 19.913 laki-laki dan 3.914 perempuan. Berau mencatat 20.268 laki-laki dan 1.737 perempuan.
Di Paser, terdapat 17.838 laki-laki dan 1.624 perempuan. Sementara Kutai Barat memiliki 13.354 laki-laki dan 2.530 perempuan.
Penajam Paser Utara mencatat 10.446 laki-laki dan 933 perempuan. Samarinda memiliki 5.520 laki-laki dan 1.327 perempuan, sedangkan Balikpapan mencatat 4.201 laki-laki dan 693 perempuan.
Untuk Mahakam Ulu, terdapat 4.768 laki-laki dan 1.557 perempuan. Sementara Bontang memiliki 1.041 laki-laki dan 131 perempuan.
Kategori petani/pekebun mencakup aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan pengelolaan lahan pertanian maupun perkebunan sesuai klasifikasi administrasi pekerjaan penduduk.
7. Buruh Harian Lepas Mencapai 67.544 Orang
Peringkat ketujuh ditempati buruh harian lepas dengan total 67.544 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 65.553 laki-laki dan 1.991 perempuan.
Komposisi ini menunjukkan kategori buruh harian lepas sangat didominasi laki-laki berdasarkan data administrasi yang dihimpun.
Balikpapan mencatat jumlah tertinggi dengan 27.029 laki-laki dan 378 perempuan.
Selanjutnya Samarinda memiliki 7.785 laki-laki dan 232 perempuan, Berau 7.598 laki-laki dan 209 perempuan, serta Penajam Paser Utara 7.474 laki-laki dan 241 perempuan.
Di Kutai Kartanegara, terdapat 6.252 laki-laki dan 191 perempuan. Kutai Timur mencatat 3.603 laki-laki dan 499 perempuan.
Sementara Bontang memiliki 2.743 laki-laki dan 65 perempuan, Paser 2.075 laki-laki dan 119 perempuan, serta Kutai Barat 893 laki-laki dan 56 perempuan.
Untuk Mahakam Ulu, tercatat 101 laki-laki dan satu perempuan.
Buruh harian lepas pada dasarnya merujuk pada pekerja yang menerima pekerjaan atau upah berdasarkan pekerjaan harian dan tidak dikategorikan sebagai pekerja tetap dalam klasifikasi tersebut.
8. ASN Berjumlah 62.558 Orang
Kategori Aparatur Sipil Negara (ASN) berada di posisi kedelapan dengan total 62.558 orang.
Jumlah tersebut terdiri atas 32.588 laki-laki dan 29.970 perempuan.
ASN adalah kelompok pegawai yang bekerja dalam lingkungan pemerintahan sesuai ketentuan mengenai aparatur sipil negara.
Samarinda memiliki jumlah ASN tertinggi, yakni 9.149 laki-laki dan 7.536 perempuan.
Kemudian Kutai Kartanegara mencatat 6.431 laki-laki dan 5.889 perempuan. Balikpapan memiliki 3.713 laki-laki dan 3.575 perempuan.
Di Berau, terdapat 2.806 laki-laki dan 2.261 perempuan. Kutai Timur mencatat 2.633 laki-laki dan 2.844 perempuan.
Sementara Paser memiliki 2.437 laki-laki dan 2.227 perempuan. Kutai Barat mencatat 1.783 laki-laki dan 1.646 perempuan.
Di Penajam Paser Utara, terdapat 1.577 laki-laki dan 1.699 perempuan. Bontang memiliki 1.526 laki-laki dan 1.821 perempuan.
Adapun Mahakam Ulu mencatat 533 laki-laki dan 472 perempuan.
9. Karyawan Honorer Sebanyak 39.359 Orang
Posisi kesembilan ditempati karyawan honorer, dengan total 39.359 orang.
Berbeda dengan karyawan swasta, dalam kategori ini jumlah perempuan justru sedikit lebih banyak. Terdapat 18.283 laki-laki dan 21.076 perempuan.
Samarinda mencatat jumlah karyawan honorer terbesar, yakni 3.668 laki-laki dan 3.706 perempuan.
Di Kutai Kartanegara, tercatat 3.071 laki-laki dan 4.077 perempuan. Kutai Barat memiliki 2.416 laki-laki dan 3.108 perempuan.
Sementara Kutai Timur mencatat 2.109 laki-laki dan 2.709 perempuan.
Mahakam Ulu memiliki 1.392 laki-laki dan 1.489 perempuan, sedangkan Paser mencatat 1.410 laki-laki dan 1.653 perempuan.
Di Balikpapan, terdapat 1.110 laki-laki dan 1.311 perempuan. Penajam Paser Utara memiliki 1.041 laki-laki dan 1.089 perempuan.
Kemudian Berau mencatat 1.387 laki-laki dan 1.284 perempuan, sedangkan Bontang memiliki 679 laki-laki dan 650 perempuan.
10. Nelayan atau Perikanan Capai 38.403 Orang
Kategori pekerjaan yang masuk peringkat ke-10 adalah nelayan/perikanan, dengan total 38.403 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 38.152 laki-laki dan hanya 251 perempuan.
Kutai Kartanegara menjadi daerah dengan jumlah penduduk kategori nelayan/perikanan terbesar, yakni 14.679 laki-laki dan 107 perempuan.
Selanjutnya Berau mencatat 7.645 laki-laki dan 30 perempuan. Paser memiliki 4.643 laki-laki dan 22 perempuan.
Di Bontang, terdapat 2.142 laki-laki dan 31 perempuan, sedangkan Balikpapan memiliki 2.060 laki-laki dan lima perempuan.
Kutai Barat tercatat 1.996 laki-laki dan 24 perempuan. Kemudian Kutai Timur memiliki 1.610 laki-laki dan 15 perempuan.
Di Penajam Paser Utara, jumlahnya mencapai 2.615 laki-laki dan 12 perempuan. Samarinda memiliki 755 laki-laki dan empat perempuan.
Untuk Mahakam Ulu, hanya terdapat tujuh laki-laki dan satu perempuan dalam kategori nelayan/perikanan.