Di Mana Pulau Sertung? Jadi Titik Pencarian Rombongan Jurnalis Peliput Anak Krakatau Erupsi
Weni Wahyuny September 11, 2026 05:00 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, YOGYAKARTA - Mengenal Pulau Sertung, pulau yang menjadi titik pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau, Jumat (11/9/2026).

Lima jurnalis yang hilang pada Senin (7/9/2026) lalu itu, yakni jurnalis Antara, M. Bagus Khoirunnas; jurnalis Merdeka.com, Ari Basuki; jurnalis iNews, Yudhistiro Pranoto; jurnalis Anadolu, Firman Daus; serta jurnalis lepas atau freelance, Donal Husni.

Sementara tiga orang lainnya yang hilang yaitu kapten kapal, Warta; anak buah kapal (ABK), Sukarman; serta pemandu atau tour guide, Heriyanto.

Di mana Letak Pulau Sertung?

Pulau Sertung merupakan jajaran Kepulauan Rakata yang merupakan Gunung Purba Krakatau.

Jarak Pulau Sertung dan Gunung Anak Krakatau di bawah 3 km sehingga masuk radius bahaya erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dilansir dari Wikipedia, Pulau Sertung terletak di Selat Sunda yang memisahkan antara Pulau Sumatra dengan Pulau Jawa.

Pada zaman Hindia Belanda, pulau ini disebut "Pulau Verlaten" (bahasa Belanda untuk "tertinggal" atau "terbuang").

Pulau Sertung (6°05S'., 105°23' E.) berada sekitar 312 mil dari Pulau Rakata (Pulau Krakatau) dan merupakan bagian dari kepulauan Krakatau, bersama dengan Pulau Panjang, Pulau Anak Krakatau, dan Pulau Rakata.

Baca juga: 15 Hari Saya Tunggu, Penantian Kakak Jurnalis Merdeka Tak Mau Pulang Sebelum Adiknya Ditemukan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten, Al Amrad mengatakan, saat ini Tim SAR memang belum bisa menggapai Pulau Sertung karena alasan keamanan.

"Untuk Pulau Sertung, itu masuk radius tiga kilometer. Seperti kita ketahui bersama, data dari PVMBG bahwa itu masih daerah rawan," jelasnya dalam konferensi pers di Posko SAR Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (10/9/2026) seperti dimuat Tribunnews.com.

Kendati demikian, Amrad mengungkapkan bahwa pihaknya akan tetap berupaya bisa melakukan pencarian di Pulau Sertung dengan terlebih dahulu berkonsultasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Di sisi lain, dia menjelaskan bahwa tim gabungan sudah berupaya untuk melakukan penyisiran di pulau tersebut.

Namun, baru sebatas pemantauan secara visual menggunakan teropong.

"Kami akan tetap berupaya bagaimana kita bisa masuk ke situ dari data BMKG dan data PVMBG, kira-kira tindakan apa yang harus dilakukan supaya kita bisa masuk ke situ untuk memastikan."

"Tapi kalau untuk penyisiran secara visual menggunakan teropong, itu memang belum ada tanda-tanda (keberadaan rombongan)," ujarnya.

Istri Jurnalis Minta Pencarian Dilakukan di Pulau Sertung

Sebelumnya, istri jurnalis Antara M. Bagus Khoirunnas, Desi Purnamasari meminta turut dilakukannya pencarian di Pulau Sertung.

Adapun pulau ini berada di barat Gunung Anak Krakatau dan masuk dalam perairan Selat Sunda.

Dia mengatakan permintaan itu disampaikannya karena dirinya sempat memperoleh informasi bahwa rombongan suaminya berencana untuk menyeberang ke Pulau Sertung.

"Saya dapat informasi dari yang mengarahkan dia, untuk yang mengasih informasi bahwa adanya kapal yang bisa menyeberang, itu kan dia nanya 'bisa enggak berhenti di Sertung, turun di Sertung bisa enggak'. Saya dari informasi itu sih yang feeling saya yang harus dicari itu ya ke Sertung itu," ujar Desi, Rabu (9/9/2026), dikutip dari Kompas.com.

Desi menyampaikan hal ini di hadapan Gubernur Banten Andra Soni, Kepala SAR Banten Al Amrad, serta sejumlah petugas lainnya.

Hasil Pencarian Hari Ketiga: Ditemukan Pelampung dan Botol Pelampung

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani mengatakan bahwa pihaknya menemukan pelampung atau life jacket dan botol pelampung saat melakukan pencarian lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang saat peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dia mengungkapkan penemuan tersebut terjadi saat melakukan pencarian hari ketiga pada Kamis (10/9/2026) kemarin sekira pukul 15.10 WIB.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.