Kemarau Panjang Bikin Sumur Warga Kering, Jasa Pembuat Sumur di Lubuklinggau Banjir Orderan
Slamet Teguh September 11, 2026 05:00 PM

 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU – Kemarau panjang yang melanda Kota Lubuklinggau mulai berdampak pada kebutuhan air masyarakat.

Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air, sehingga sumur menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Hal ini ditandai dengan meningkatnya permintaan pembuatan sumur manual di Bumi Sebiduk Semare. Salah satunya terlihat dari meningkatnya permintaan jasa pembuatan sumur dan pengurasan sumur yang mengering.

Ramainya permintaan warga membuat pemilik jasa pembuatan sumur kebanjiran orderan.

Aries, pemilik jasa pembuatan sumur, mengatakan permintaan jasa pembuatan sumur bor mengalami peningkatan dalam dua bulan terakhir.

"Dua bulan ini banyak yang sudah menghubungi, hampir setiap hari kami membuat sumur," ungkap Aries kepada Tribunsumsel.com, Jumat (11/9/2026).

Bahkan, akhir pekan pun Aries dan temannya terpaksa tidak libur karena sudah banyak warga yang mengantre, mulai dari pembuatan sumur manual baru hingga pengurasan sumur.

"Tapi kalau musim kemarau ini kebanyakan masyarakat mendalami atau menguras," bebernya.

Baca juga: Pria di Ogan Ilir Pingsan Kehabisan Oksigen Saat Gali Sumur, Petugas Damkar yang Evakuasi Masuk RS

Aries mengatakan, untuk jasa pembuatan sumur manual, sistem pembayarannya tergantung kesepakatan dengan konsumen, apakah menggunakan sistem meteran atau borongan.

"Maunya bagaimana, mau borongan atau meteran tergantung. Bila hitung per meternya Rp350 ribu," ujarnya.

Namun, menurut Aries, tidak semua wilayah di Kota Lubuklinggau bisa dibuat sumur manual. Beberapa lokasi memiliki kontur tanah berupa batu napal sehingga sulit digali.

"Linggau ini ada beberapa yang tidak bisa dibuat sumur manual, contohnya daerah Karya Bakti, banyak yang tidak bisa digali karena batu napal," ungkapnya.

Menurut Aries, dirinya memanfaatkan peluang jasa pembuatan sumur karena tidak memiliki pekerjaan lain. Selain itu, sumur-sumur di Kota Lubuklinggau rata-rata memiliki kedalaman 10-12 meter.

"Selain tidak ada pekerja tetap, buat sumur ini tidak perlu skill khusus, asal mau bekerja bisa, dan ada kemauan," ujarnya.

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.