TRIBUNNEWS.COM - Cesc Fabregas memberikan pujian tinggi terhadap perkembangan Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick.
Mantan gelandang Blaugrana itu menilai performa tim asal Catalunya tersebut kini berada di level yang menakutkan bagi lawan-lawannya.
Fabregas, yang kini menangani Como, masih mengikuti perkembangan mantan klubnya dengan seksama.
Ia bahkan mengaku terkesan melihat bagaimana Barcelona mampu menemukan solusi dalam berbagai situasi pertandingan.
Kekaguman tersebut muncul setelah Barcelona meraih kemenangan telak 5-1 atas Feyenoord pada ajang Liga Champions.
Menurut Fabregas, skor besar itu tidak sepenuhnya menggambarkan betapa sulitnya menghadapi Barcelona saat ini.
"Feyenoord adalah tim yang sangat bagus, tetapi masalahnya adalah Barca membuat Anda terlihat buruk karena mereka selalu menemukan jalan keluar dari setiap situasi," ujar Fabregas setelah Como mengalahkan RB Leipzig, dikutip dari laman Gazzetta.
Salah satu aspek yang paling menarik perhatian Fabregas adalah fleksibilitas permainan Barcelona di bawah kendali Flick.
Blaugrana mampu menghadapi berbagai pendekatan lawan tanpa kehilangan identitas permainan.
Ketika menghadapi pertahanan rapat, mereka memiliki cara untuk membongkarnya.
Begitu pula saat mendapat tekanan tinggi, Barcelona mampu menemukan celah untuk keluar dari situasi tersebut.
Menurut Fabregas, strategi penjagaan ketat terhadap pemain tertentu juga tidak cukup untuk menghentikan laju Barcelona.
Baca juga: Batasan Gaji Liga Spanyol 2026/2027: Real Madrid Punya Ruang Lebih Lega daripada Barcelona
Kualitas individu yang didukung pemahaman taktik secara kolektif membuat Blaugrana memiliki banyak opsi di atas lapangan.
"Anda bisa menjaga mereka secara man-to-man, seperti yang mereka coba lakukan pada Rodri atau Pedri, tetapi mereka menemukan solusi dari semua sudut," kata Fabregas.
"Siapa pun yang bermain, mereka memiliki standar yang sangat tinggi. Ini menakutkan, level permainan mereka saat ini sangat menakutkan," lanjutnya.
Kemampuan Barcelona dalam beradaptasi menjadi salah satu kekuatan utama sejak Flick mengambil alih kursi pelatih.
Pelatih asal Jerman tersebut mampu memaksimalkan pemain berpengalaman sekaligus memberikan ruang bagi para talenta muda jebolan La Masia untuk berkembang.
Hasilnya, Barcelona memiliki skuad yang tidak hanya mengandalkan satu atau dua pemain untuk menciptakan perbedaan.
Di sisi lain, Fabregas juga tengah menikmati perjalanan menarik bersama Como.
Pelatih asal Spanyol itu baru saja membawa timnya meraih kemenangan impresif 4-1 atas RB Leipzig dalam debut mereka di Liga Champions.
Meski demikian, Fabregas sadar bahwa perjalanan Como untuk bersaing dengan klub-klub elite Eropa masih panjang.
Menurutnya, tampil di level tertinggi membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai situasi yang muncul selama pertandingan.
"Dalam sepak bola saat ini, Anda harus siap menghadapi apa pun. Untuk menjadi tim yang lengkap, Anda harus unggul di banyak bidang," tutur Fabregas.
"Ada pertandingan-pertandingan kecil di dalam pertandingan utama dan Anda harus tahu bagaimana menangani situasi-situasi tertentu, terutama di level ini," tambahnya.
Fabregas menilai tidak semua pertandingan dapat dimenangkan dengan menerapkan pendekatan yang sama selama 90 menit.
Ada kalanya sebuah tim harus mempertahankan pola permainan yang sudah dirancang sejak awal.
Namun, pada pertandingan tertentu, kemampuan membaca momentum dan merespons perubahan situasi justru menjadi faktor penentu.
"Ada pertandingan yang bisa dimenangkan dengan bermain dengan cara yang sama sepanjang pertandingan, dan ada juga pertandingan lain di mana Anda harus tahu bagaimana menangani momen-momen tertentu, terutama di level seperti ini yang belum biasa kita hadapi," pungkas Fabregas.
(Tribunnews.com/Giri)