Video Call Ungkap Muka Anggota KKB Penembak 3 ASN di Jayawijaya, Anak Buah Egianus Kogoya
Paul Manahara Tambunan September 11, 2026 10:12 PM

 

Laporan Wartawan Tribun Papua.com,Taniya Sembiring

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Polisi mengantongi identitas dua pelaku penembakan yang menewaskan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya.

Kedua pelaku berinisial PN dan KT. Keduanya merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama di bawah pimpinan Egianus Kogoya.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, mengungkapkan identitas kedua DPO tersebut terungkap setelah penyidik mencocokkan rekaman video call yang beredar di media sosial dengan basis data kepolisian.

"Setelah kami sandingkan dengan data yang kami miliki serta ciri-ciri yang ada pada kami, kami memastikan dua orang tersebut merupakan PN dan KT yang masuk dalam DPO kami," kata Yusuf dalam keterangan tertulis diterima Tribun-Papua.com, Jumat (11/9/2026).

Baca juga: Kesaksian Korban Selamat dari Penembakan ASN Jayawijaya: Pelaku 8 Orang, Bawa Senpi Laras Panjang

Yusuf menjelaskan, PN dan KT bukan sosok baru dalam rekam jejak aksi kekerasan di Papua.

Keduanya diduga terlibat dalam insiden penembakan saat Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) pada 8 Agustus 2026 lalu yang melukai dua warga sipil.

Tak hanya itu, PN dan KT juga disebut ikut serta dalam aksi penyanderaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, di Kabupaten Nduga pada Februari 2023 silam.

Insiden tragis yang menimpa tiga ASN Dinas Pertanian Jayawijaya ini bermula saat para korban dalam perjalanan kembali menuju Wamena.

Sebelumnya, ketiga ASN tersebut menjalankan tugas lapangan untuk menyalurkan bantuan bibit babi, mengecek lahan cetak sawah, serta memberikan penyuluhan peternakan kepada warga.

Di tengah jalan, kendaraan yang ditumpangi korban dipaksa berhenti oleh kelompok bersenjata.

Para korban kemudian dipaksa turun dan digiring ke bagian belakang mobil. Tak lama bersangkutan, terdengar tiga kali letusan senjata api.

Usai mengeksekusi para korban, kelompok tersebut kabur melarikan diri dengan membawa dua pucuk senjata api laras panjang dan sejumlah senjata tajam jenis parang.

Penebalan Pasukan di Wamena

Menanggapi kejadian ini, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan pihaknya telah menerjunkan penebalan personel di Wamena untuk memperketat pengamanan sekaligus memburu para pelaku.

EVAKUASI - Polisi mengevakuasi tiga korban penembakan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Rabu (9/9/2026).
EVAKUASI - Polisi mengevakuasi tiga korban penembakan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Rabu (9/9/2026). (Tribun Papua/Istimewa)

Faizal memastikan aparat akan mengambil tindakan tegas dan terukur apabila mendapati perlawanan dari para DPO selama proses penegakan hukum di lapangan.

Baca juga: Jenazah Wili Mbuik Korban Penembakan TPNPB-OPM di Jayawijaya Diterbangkan ke Kupang

"Seluruh informasi dan alat bukti akan terus kami kembangkan untuk mengusut tuntas siapa saja yang terlibat," tegas Faizal.

Sementara itu, seluruh jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Satu jenazah diberangkatkan pada Kamis (10/9/2026), sedangkan dua jenazah lainnya dipulangkan pada Jumat (11/9/2026).

Satgas Damai Cartenz mengimbau warga Jayawijaya dan sekitarnya agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi.

Pihak kepolisian juga meminta instansi pemerintah yang hendak melakukan kegiatan dinas di kawasan rawan agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.