PKP Smart Diluncurkan, Wali Kota Pangkalpinang Harap Tekan Kebocoran Pajak dan Retribusi
Ardhina Trisila Sakti September 11, 2026 11:40 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang meluncurkan aplikasi PKP Smart sebagai salah satu upaya meningkatkan integritas pengelolaan pajak dan retribusi daerah serta menekan potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengatakan, aplikasi super app tersebut dirancang untuk mempermudah masyarakat melakukan pembayaran sekaligus memastikan penerimaan daerah dapat tercatat dan masuk ke rekening kas daerah.

Hal itu disampaikan Saparudin saat diwawancarai awak media usai peluncuran PKP Smart di Ballroom Grand Safran Hotel Pangkalpinang, Jumat (11/9/2026) malam.

"Ini adalah upaya kita untuk meningkatkan integritas, mengurangi kebocoran penyelewengan-penyelewengan di dalam pembayaran pajak maupun retribusi," kata Saparudin kepada awak media, usaha peluncuran PKP Smart, Jumat (11/9/2026) malam.

Menurutnya, digitalisasi pembayaran diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada proses manual, sehingga aliran pembayaran masyarakat lebih mudah dipantau dan dikelola secara transparan.

"Sehingga nanti kita harapkan uang yang dibayarkan oleh masyarakat itu bisa langsung masuk ke rekening kas daerah, tidak manual lagi," ujarnya.

Saparudin menjelaskan, PKP Smart pada tahap awal menghadirkan sejumlah layanan pembayaran, termasuk pajak dan retribusi daerah. Kedepan, layanan tersebut akan terus dilengkapi agar masyarakat dapat mengakses lebih banyak kebutuhan pembayaran melalui satu aplikasi.

Ia mengajak masyarakat Kota Pangkalpinang mengunduh dan mulai menggunakan PKP Smart sebagai kanal pembayaran tambahan layanan pemerintah.

"Jadi sekarang sudah bisa ke masyarakat untuk pembayaran beberapa pembayaran seperti pajak-pajak sudah bisa dilakukan," katanya.

PKP Smart merupakan aplikasi yang dibangun secara mandiri oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui ASN di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). 

Menurut Saparudin, pengembangan secara in-house akan memudahkan proses pembaruan, pemeliharaan, dan pengembangan fitur aplikasi.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.