Misteri Temuan Life Jacket Terungkap, Kapolda Banten Pastikan Bukan Milik Rombongan Jurnalis Hilang
Ramadhan Aji Prakoso September 12, 2026 12:42 AM

- Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memastikan pelampung dan life jacket yang ditemukan Tim SAR Gabungan saat operasi pencarian di perairan Selat Sunda bukan merupakan perlengkapan milik speedboat Arupandatusatu yang membawa lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak.

Kepastian tersebut diperoleh setelah kepolisian melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari pemilik speedboat Arupandatusatu terkait temuan yang didapatkan tim KAL Anyer pada hari ketiga operasi pencarian, Kamis (10/9/2026).

Menurut Hengki, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa bentuk dan jenis life jacket yang ditemukan tidak sesuai dengan perlengkapan keselamatan yang digunakan oleh speedboat yang hingga kini masih dalam pencarian.

"Hasil pemeriksaan dan interogasi dari pihak pemilik speedboat Arupandatusatu bahwa life jacket yang ditemukan tidak seperti life jacket yang ditemukan oleh KAL Anyer," kata Hengki.

Keterangan tersebut juga diperkuat dengan dokumentasi video yang menunjukkan perlengkapan keselamatan yang berada di atas speedboat sebelum perjalanan dilakukan.

Dari hasil pencocokan tersebut, polisi menyimpulkan bahwa pelampung dan life jacket yang ditemukan di laut tidak berkaitan dengan speedboat Arupandatusatu maupun delapan orang yang hilang kontak di kawasan perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

"Jadi bukan merupakan milik kapal Arupandatu yang sampai sekarang ini belum ditemukan. Jadi kepastiannya, hasil temuan hari ketiga pencarian itu bukan milik, atau alat-alat yang dimiliki kapal Arupandatu," ujarnya.

"Kita sudah BAP, kita sudah mintai keterangan itu berdasarkan penjelasan dari kapal milik Bapak Sandi," sambungnya.

Hengki menegaskan, proses pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak masih terus dilakukan pada hari keempat, Jumat (11/9/2026).

Pencarian dilakukan melalui penyisiran dan pemantauan langsung di sekitar lokasi kejadian dengan membagi sejumlah sektor pencarian yang telah ditentukan oleh Basarnas Provinsi Banten.

"Dan sekarang masih berjalan. Saya rasa itu update tempatnya, nanti menunggu selesai pencarian kapal yang sedang bekerja sekarang," tegas Hengki.

Hengki juga berharap proses pencarian segera membuahkan hasil dan kelima jurnalis serta tiga kru speedboat dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

"Kita harap kembali selamat, yang paling utama. Kita doakan semoga cepat ketemu," katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.