TRIBUN-BALI.COM - Bali United akan kembali diuji saat menghadapi tim promosi Isen Mulang Kalteng FC pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu 12 September 2026.
Duel ini diprediksi menjadi pertarungan taktik menarik antara Johnny Jansen dan Mundari Karya, dengan Serdadu Tridatu berambisi mempertahankan momentum kemenangan sekaligus meraih tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
Secara taktikal, duel kedua tim diprediksi menyajikan pertarungan dengan intensitas tinggi.
Johnny Jansen kemungkinan kembali mengandalkan pakem 4-3-3 dengan distribusi bola dari lini tengah yang dikomandoi Brandon Wilson, Queven Inacio, dan Teppei Yachida.
Jort Van Der Sande akan menjadi target utama di lini depan bersama Rahmat Arjuna dan Remco Balk.
Baca juga: Update Joao Ferrari Cedera Lutut Cukup Parah, Bek Asing Bali United Terancam Naik Meja Operasi
Sementara itu, Isen Mulang Kalteng FC di bawah arahan Mundari Karya diperkirakan tampil lebih rapat dengan formasi lima bek.
Tiga pemain di lini tengah akan berupaya memutus progresi bola cepat Bali United sebelum melancarkan serangan balik langsung.
Pertandingan ini sekaligus menjadi ujian bagi Bali United untuk mempertahankan momentum kemenangan, sekaligus mengantisipasi perubahan skema yang disiapkan tim promosi Isen Mulang Kalteng FC.
Bali United FC diprediksi kembali mengandalkan Jort Van Der Sande sebagai ujung tombak saat menghadapi tim promosi Isen Mulang Kalteng FC.
Dalam skema 4-3-3, Jort Van Der Sande diperkirakan menjadi penyerang tengah dengan dukungan Rahmat Arjuna dan Remco Balk dari sisi sayap.
Di lini tengah, Johnny Jansen kemungkinan memasang Tim Geypens, Queven Inacio, dan Teppei Yachida.
Sementara itu, lini belakang Bali United diprediksi diisi Thijmen Goppel, Kadek Arel Priyatna, Brandon Wilson, dan Ricky Fajrin yang dipercaya sebagai kapten.
Mike Hauptmeijer tetap menjadi pilihan di bawah mistar gawang.
Di kubu Isen Mulang Kalteng FC, pelatih Mundari Karya diprediksi menggunakan formasi 5-3-2.
Jefri Wibowo akan menjaga gawang dengan dukungan Galuh Nata, Leo Lelis, Douglas Cruz, Ardi Ramdani, dan Al Maruf di lini pertahanan.
Modou Manneh, Brayen Pondaag, dan Makan Konate diproyeksikan mengisi sektor tengah. Sementara itu, Vinicius Baiano dan Muhammad Ridwan menjadi duet di lini depan.
Bali United FC bersiap meladeni tantangan Isen Mulang Kalteng FC pada pekan kedua Super League 2026/27.
Laga yang sejatinya digelar di markas Isen Mulang Kalteng FC terpaksa ditukar statusnya menjadi partai kandang bagi Serdadu Tridatu akibat kendala teknis dan kabut asap pekat di Palangkaraya.
Kendati menyandang status tim debutan yang baru saja dihajar 0-4 oleh Arema FC, Isen Mulang Kalteng FC pantang dipandang sebelah mata oleh Johnny Jansen.
Pelatih kepala Bali United itu menyoroti perubahan taktik lawan yang sempat tampil dengan dua pendekatan berbeda saat melakoni laga perdana.
“Bisa dilihat saat mereka melawan Arema, permainan di babak pertama dan babak kedua berbeda. Jadi, saya ingin tahu bagaimana mereka akan bermain besok, apakah menggunakan skema babak pertama atau babak kedua,” ujar Johnny Jansen dalam sesi konferensi pers di Gianyar, pada Jumat 11 September 2026.
Juru taktik asal Belanda tersebut menegaskan Serdadu Tridatu tetap menargetkan poin penuh guna menjaga momentum positif pascakemenangan atas PSS Sleman di laga pembuka.
“Kami telah menyusun rencana yang matang bersama pemain. Mereka juga termotivasi berkat kemenangan bagus atas Sleman. Kami ingin mengamankan tiga poin penuh di kandang,” tegas Jansen.
Kesiapan Serdadu Tridatu turut ditegaskan oleh sang penjaga gawang, Mike Hauptmeijer.
Kiper berpostur jangkung tersebut meminta rekan-rekannya tidak mengulangi kesalahan kecil yang berujung kebobolan di menit-menit akhir seperti saat menjamu PSS Sleman.
“Yang penting bagi saya adalah menjaga konsentrasi. Di laga terakhir, kita sebenarnya berpeluang mengubah kedudukan menjadi 3–0, namun kita kehilangan penguasaan bola dan terkena serangan balik cepat," bebernya.
"Semoga di pertandingan berikutnya hal serupa tidak terulang kembali,” sambung Mike.
Di kubu tim tamu, Isen Mulang Kalteng FC datang ke Pulau Dewata dengan tekad memutus tren negatif.
Pelatih Kalteng FC, Mundari Karya, membeberkan bahwa evaluasi besar-besaran telah dilakukan, terutama terkait antisipasi bola mati dan transisi bertahan saat meredam daya ledak lini serang tuan rumah.
“Semua aspek yang menjadi kelengahan kita di Arema sudah kita coba perbaiki. Kami tahu Bali United bermain begitu cepat, terutama pada saat melakukan penyerangan balik. Nah, inilah yang harus kita antisipasi agar mereka tidak leluasa,” jelas Mundari Karya.
Isen Mulang dipastikan tampil tanpa ujung tombak asingnya, Sergio Mendonca, yang menepi akibat cedera pergelangan kaki.
Kendati demikian, Mundari sudah menyiapkan Muhammad Ridwan sebagai tumpuan di lini depan guna mencuri celah di barisan pertahanan Bali United.
Sikap optimistis juga disuarakan bek Isen Mulang Kalteng FC, Ardi Ramdani.
Dirinya menegaskan bahwa perubahan jadwal dua partai tandang beruntun tidak memengaruhi kesiapan mental skuadnya untuk merebut poin di Dipta.
“Bagi pemain tidak ada kendala sama sekali meski harus dua kali bertandang. Target kami di sini tetap mendapatkan tiga poin. Kami harus sangat waspada terhadap kecepatan para pemain sayap Bali United,” kata Ardi.
(*)