TRIBUNJAKARTA.COM - Puluhan anak muda dari berbagai latar belakang berkumpul di Jakarta memanjatkan doa bagi korban bencana alam sekaligus memohon keselamatan bagi bangsa Indonesia.
Mereka berasal dari beragam profesi, mulai dari influencer, konten kreator, politisi hingga pengusaha muda yang tergabung dalam Generasi Muda Pembaharuan (Gempar) Indonesia.
Doa bersama tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana di sejumlah wilayah Tanah Air.
Sejumlah peristiwa bencana, termasuk gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta erupsi gunung api, menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan doa bersama dipimpin langsung Ketua Umum Gempar Indonesia Yohanes Harry D. Sirait.
Hadir pula Wakil Ketua Umum Gempar Indonesia yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hillary Brigitta Lasut.
Hillary mengatakan, doa bersama merupakan bentuk solidaritas bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Menurutnya, kepedulian terhadap korban tidak hanya diwujudkan melalui bantuan secara langsung, tetapi juga lewat doa dan dukungan moral.
"Doa bersama untuk korban bencana adalah bentuk kepedulian dan ikhtiar batin untuk memohon perlindungan serta ketabahan bagi saudara-saudara kita yang terdampak," kata Hillary di Mercure PIK, Jumat (11/9/2026).
Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi penguat bagi masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
Selain mendoakan para korban, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi generasi muda untuk menunjukkan kepedulian terhadap kondisi bangsa.
Keterlibatan anak muda dari berbagai profesi menunjukkan bahwa persoalan kebencanaan menjadi perhatian lintas kalangan.
Gempar Indonesia menempatkan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun solidaritas dan rasa kemanusiaan di tengah masyarakat.
Bencana yang terjadi di sejumlah daerah dinilai tidak hanya meninggalkan kerugian materiil, tetapi juga membawa duka bagi keluarga dan masyarakat yang terdampak.
Karena itu, doa bersama menjadi ruang bagi para peserta untuk menyampaikan dukungan sekaligus mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap sesama.
Hillary mengatakan semangat solidaritas tersebut akan terus dibawa dalam kegiatan-kegiatan Gempar Indonesia berikutnya.
Di luar kegiatan doa bersama, Gempar Indonesia juga tengah menyiapkan agenda Natal Nasional yang rencananya digelar di Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut akan diselenggarakan oleh DPP Gempar Indonesia dan direncanakan turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Hillary menyebut perayaan Natal tahun ini nantinya tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian dan solidaritas antarsesama.
"Perayaan Natal 2026 kerap menjadi momentum untuk saling berbagi dan menunjukkan rasa empati antar sesama. Semisal, Generasi Muda Pembaharu (Gempar) Indonesia yang merayakan Natal," ujarnya.
Baca juga: Guru Besar UPI Unggulkan Persib Dibanding Persija, Mental Pemain dan 60 Ribu Suporter Jadi Ujian
Baca juga: Raksasa Elektronik Ini Kembali Diakui sebagai Perusahaan Bereputasi dan Bergengsi
Baca juga: Lowongan Kerja Bodong di Kelapa Gading Viral di Medsos, Polisi Turun Tangan