Kondisi Memburuk Usai Dikeroyok di Mess Badung Bali, 1 Korban Luka Mengembuskan Napas Terakhir
Putu Dewi Adi Damayanthi September 12, 2026 11:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Adrianus Wungo (24), salah satu korban pengeroyokan antar pekerja proyek di Kuta Selatan yang sempat menjalani perawatan intensif akibat luka parah di sekujur tubuh, dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Sebelumnya, kasus pengeroyokan antar pekerja proyek ini terjadi proyek bangunan di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali pada Minggu 6 September 2026.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan kabar duka tersebut, Adrianus mengembuskan napas terakhirnya di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah pada Jumat malam setelah beberapa hari berjuang melewati masa kritis.

"Korban kasus pengeroyokan atas nama AW (24) dilaporkan telah meninggal dunia pada Jumat 11 September 2026, sekitar pukul 19.30 WITA," ungkap Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, pada Sabtu 12 September 2026. 

Baca juga: Kasus Pengeroyokan di Abiansemal Bali Motif Dipicu Ketersinggungan, Polisi Tetapkan Lima Tersangka

Saat ini jenazah korban masih berada di ruang forensik RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah. 

Pihak keluarga korban pun telah sepakat menempuh jalur medis lanjutan guna kepentingan penyelidikan tindak pidana tersebut.

"Ayah kandung korban telah resmi mengajukan permohonan persetujuan autopsi untuk memperjelas penyebab kematian," jelas Iptu Gede Adi.

Insiden berdarah di bedeng pekerja PT Tunas Jaya Sanur itu sebelumnya dipicu teguran petugas keamanan terkait suara benturan pada dinding seng toilet. 

Pengeroyokan di sebuah mess pekerja proyek pembangunan vila di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali. Dipicu Suara Seng Kamar Mandi, 5 Pekerja Vila di Badung Bali Dikeroyok hingga Dilarikan ke RS
Pengeroyokan di sebuah mess pekerja proyek pembangunan vila di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali. Dipicu Suara Seng Kamar Mandi, 5 Pekerja Vila di Badung Bali Dikeroyok hingga Dilarikan ke RS (Istimewa)

Keributan kecil tersebut berujung ricuh saat Adrianus turun menghampiri lokasi perselisihan membawa pisau, hingga terjadi aksi pemukulan massal yang menyebabkan sejumlah pekerja luka-luka.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau serta dua potongan pipa besi yang diduga dipakai saat keributan berlangsung.

Merespons perkembangan kasus yang kini berbuntut kematian ini, jajaran kepolisian bergerak cepat. 

Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widhiarta bersama jajaran Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan telah melakukan olah TKP lanjutan dan mengamankan belasan orang untuk proses pemeriksaan intensif.

"Hingga saat ini kami telah mengamankan 11 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi guna memetakan peran masing-masing dan menetapkan tersangka yang bertanggung jawab atas meninggalnya korban," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.