Iran Klaim Targetkan Kapal Tanpa Awak AS di Hormuz, Ketegangan dengan Amerika Kembali Memanas
yohanes anton kurniawan September 12, 2026 01:42 PM

- Selat Hormuz kembali memanas setelah Iran mengklaim menargetkan kapal tanpa awak Amerika Serikat.

Klaim tersebut disampaikan Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC dalam keterangannya.

IRGC menyebut targetnya adalah Saildrone Explorer, kapal permukaan tanpa awak milik Amerika Serikat.

Menurut IRGC, Saildrone beroperasi sekitar Hormuz sebagai bagian aktivitas Armada Kelima Amerika Serikat.

Namun, klaim tersebut belum terverifikasi secara independen dan masih menunggu kepastian pihak lain.

Karena itu, informasi Saildrone sejauh ini tetap dikategorikan sebagai klaim resmi Iran.

Diketahui, Amerika Serikat sendiri menggunakan sistem tanpa awak untuk memantau aktivitas maritim kawasan tersebut.

Di tengah klaim Iran, muncul insiden lain yang melibatkan drone bawah laut Amerika.

Sebelumnya IRGC juga sempat mengklaim menangkap drone otonom Amerika bernama Dive-LD di Hormuz.

Berbeda dengan Saildrone, kehilangan Dive-LD kemudian diakui secara resmi oleh pihak Amerika Serikat.

Pentagon menyebut drone hilang akibat kerusakan atau malfungsi, bukan karena serangan dari Iran.

Sementara itu Anduril, pembuat Dive-LD, turut mengonfirmasi kehilangan drone tersebut dalam insiden yang dilaporkan Iran.

Selain aset tanpa awak, sejumlah pesawat Amerika juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan.

Kerusakan tersebut terjadi di Pangkalan Muwaffaq Salti, Yordania.

Rangkaian kejadian ini menambah ketegangan sekaligus menyoroti persaingan aset militer tanpa awak Amerika.


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.