Beda Nuansa Duel Persija dan Persib Bandung, Main di SUGBK Jadi Faktor Penting
Muhammad Nursina Rasyidin September 12, 2026 02:25 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di pekan kedua Super League tak diragukan lagi bakal menjadi perhatian utama di akhir pekan ini.

Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada Sabtu (12/9/2026), bakal menjadi pertandingan kandang perdana Persija musim ini di Super League.

Selain itu, mereka juga akan menjamu Persib untuk pertama kalinya di SUGBK dalam 7 tahun terakhir.

Sekilas pertandingan ini tak ayal duel-duel tim besar pada umumnya.

Namun hal berbeda ditegaskan Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas.

Sosok yang juga sebagai legenda hidup klub ini menyebut pertandingan kandang perdana melawan Persib setelah 7 tahun lamanya akan menyajikan nilai yang berbeda.

Para penggemar Persija yang haus melihat duel prestise di atas lapangan melawan kubu Pangeran Biru bakal menjadi faktor penting.

Mereka otomatis akan memberikan dukungan dengan semakin menggila kepada tim asuhan Shin Tae-yong.

"Yang menarik pada edisi kali ini adalah pertandingan dimainkan di GBK, yang sudah tujuh tahun tidak pernah bisa kami lakukan di sini. Saya meyakini energinya akan berbeda," kata Bepe dikutip dari Wartakota.

Baca juga: Jelang Laga Persija Vs Persib, Anggota TNI Ikut Siaga di SUGBK

Kali terakhir Persija menghadapi Persib di Jakarta adalah pada 2019 silam.

Setelah episode itu, Persija harus memainkan laga di berbagai stadion saat melawan Persib.

Mereka pernah menggunakan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali), Stadion Patriot (Bekasi), dan Stadion Segiri (Samarinda) sebagai markas sementara.

Stadion Patriot menjadi tempat yang paling sering digunakan Persija untuk menghadapi rival abadinya itu.

Mereka menggunakan stadion itu sebanyak tiga kali secara beruntun dari tahun 2023 hingga 2025.

Kembali ke era 2019, yang mana pertandingan digelar di SUGBK, di mana Persija dan Persib masih diperkuat nama-nama yang sudah tak asing di sepak bola Indonesia.

Persija saat itu masih diperkuat duo legenda mereka, Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan.

Ada juga Marko Simic yang gacor bersama Macan Kemayoran.

Sedangkan dari sisi Persib masih ada nama-nama seperti Supardi Nasir, Ardi Idrus, hingga 'King' Ezechiel N'Douassel yang punya pamor mentereng.

Sengitnya duel di antara kedua tim ternyata tak bisa menghasilkan pemenang.

Pertandingan itu berakhir dengan skor imbang 1-1 bagi kedua tim.

Untuk itu, laga kali ini menjadi kesempatan langka bagi Persija membalas hasil kurang maksimal yang mereka dapatkan dari pertandingan kandang 7 tahun lalu.

Kemenangan akan menjadi cara terindah dan terbaik Persija membalaskan rasa penasaran tersebut.

Untuk menuntaskan misi itu, Persija akan mendapatkan dukungan luar biasa dari suporter setia mereka, The Jakmania

Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra mengatakan, kejutan itu dibuat untuk para pemain Persija.

"Kita kan ada koreografi full di tribune timur, utara, dan selatan tapi juga spesial nanti kita akan, ya, lihat besok lah khusus apa ya, kejutan buat pemain karena nanti ketika pemain masuk mereka akan bisa langsung melihat koreografi, utamanya itu di depan mereka itu sendiri," kata Aditya saat diwawancara di SUGBK.

Namun, Aditya enggan membocorkan bentuk koreografi maupun kejutan yang telah disiapkan.

"Ya, lihat besok saja makanya pada nonton dong," ujarnya.

Selain menyiapkan koreografi, Aditya memastikan The Jakmania turut menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung.

Ia mengatakan akan ada pengawalan terhadap pemain Persib saat berada di Jakarta.

"Ya, insyaallah entar ada pengawalan juga yang pasti kita juga akan membuktikan bahwasanya memang Jakarta benar-benar aman dan Jakarta benar-benar nyaman bagi siapa pun yang datang," katanya.

(Tribunnews.com/Guruh/Abdul Majid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.