Mayat Pria Tergeletak di Kursi Warung di Kemuning Banjarbaru, Polisi Ungkap Tak Ada Tanda Kekerasan
Ratino Taufik September 12, 2026 01:49 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Warga di kawasan Gang Inayah Banjarbaru digegerkan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (11/9/2026) malam.

Pria tersebut ditemukan tergeletak di kursi warung yang terletak di Jalan Hidayah Gang Inayah RT 10 RW 02 Kelurahan Kemuning Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru sekitar pukul 21.40 Wita.

Belakangan, mayat tersebut diketahui bernama Djoko Pratikno (61) warga Jalan Unlam III Sumber Sari RT 019 RW 004 Kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru Selatan Banjarbaru.

Kasi Humas Polres Banjarbaru mengatakan, temuan itu bermula ketika seorang saksi melintas di sekitar lokasi kejadian (TKP). Ia melihat seseorang dalam keadaan tertelungkup di atas sebuah kursi yang berada di sebuah warung.

Setelah informasi temuan ini menyebar ke warga sekitar, saksi kemudian menghubungi petugas kepolisian untuk datang ke lokasi dan melakukan pengecekan lebih lanjut.

Posisi Djoko ditemukan pertama kali dalam keadaan terlungkup di atas kursi dengan kedua kaki menjuntai ke bawah.

Baca juga: SMAN 3 Barabai ke Final Kapolres HST Cup, Kapolres Puji Duel Sengit Semifinal

Hasil dari pemeriksaan petugas Inafis, tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan pada tubuh pria tersebut. Dan penyebab kematian diduga karena sakit.  

Hal itu diperkuat dengan keterangan istrinya yang mengatakan bahwa Djoko selama ini mengidap penyakit diabetes. 

“Korban diduga meninggal dunia karena sakit,” kata Kasi Humas.

Sebelum ditemukan meninggal, pada pukul 21.00 Wita, anaknya sempat di hubungi oleh Djoko, namun suara Djoko saat itu tidak terdengar jelas dan setelah itu tidak bisa di hubungi lagi. Istri dan anaknya pun berkeliling untuk mencari keberadaannya. 

Di sekitar TKP, petugas menemukan sejumlah barang seperti sepeda motor, helm, tas, dompet berisi uang Rp 200 ribu, handphone, serta satu pasang sepatu milik Djoko.

Pihak keluarga juga disebut menolak dilakukan autopsi.

Selanjutnya, karena tidak dilakukan pemeriksaanlebih lanjut, jasad Djoko diserahkan kepada pihak keluarganya untuk diurus dan dimakamkan. (Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.