Liputan6.com, Jakarta - Steam diduga mengalami kesalahan yang membuat achievement dari puluhan game yang belum rilis mampu diakses publik. Kebocoran ini bahkan mencakup game yang belum diumumkan secara resmi.
Dikutip dari Destructoid, Sabtu (12/9/2026), masalah muncul setelah weekly maintenance Steam. Kondisi tersebut membuat data achievement yang seharusnya bersifat privat bisa diakses melalui API.
Situs pelacak achievement bernama Exophase kemudian memindai data itu secara otomatis dan ditampilkan pada layanannya. Pemilik Exophase menduga masalah berasal dari sisi Valve.
Exophase akhirnya menghapus data yang muncul. Namun, informasi yang sempat terlihat sudah menyebar ke berbagai forum dan media sosial.
Kebocoran ini bukan hanya menampilkan nama game. Sejumlah achievement juga diduga memuat informasi yang bisa menjadi spoiler cerita, mulai dari karakter hingga lokasi dan elemen penting dalam permainan.
Beberapa game yang terdampak antara lain Persona 6, Kingdom Hearts IV, Fable, Control Resonant, Tomb Raider: Legacy of Atlantis, dan Ace Combat 8: Wings of Theve.
Selain game yang sudah dikenal, ada pula proyek yang belum pernah diumumkan secara resmi. Sejumlah data bahkan hanya menampilkan kode tanda pengenal (App ID) karena belum memiliki nama publik.
Salah satu kebocoran yang paling menarik perhatian yaitu data terkait Kingdom Hearts IV. Daftar achievement yang beredar diduga mengungkap dunia baru yang belum diperkenalkan secara resmi.
Kondisi ini berpotensi mengurangi kejutan yang sudah disiapkan developer and publisher. Informasi terkait game biasanya diperkenalkan melalui trailer, acara khusus, atau ajang industri game.
Destructoid memilih tidak menampilkan rincian spoiler yang muncul dari kebocoran tersebut. Situs itu juga mengingatkan pemain agar lebih berhati-hati saat membuka media sosial dan forum.
Bagi developer, kejadian bocornya achievement juga bisa mengganggu strategi pemasaran. Informasi yang seharusnya menjadi kejutan dalam acara besar seperti The Game Awards berpotensi diketahui publik lebih awal.
Meski kebocoran berasal dari sistem Steam, laporan yang tersedia belum menunjukkan adanya peretasan terhadap platform. Sumber masalah lebih mengarah pada kesalahan akses API yang membuat data privat dapat dipindai layanan pihak ketiga.
Valve juga belum memberikan penjelasan resmi mengenai insiden ini. Sementara itu, pemain yang ingin menghindari spoiler perlu berhati-hati saat menjelajahi forum, media sosial, hingga konten game.