Sandiwara Satpam SPPG yang Diduga Habisi Nyawa Pegawai MBG di Bengkulu, Ngaku Dibegal ke Polisi
Januar Imani Ramadhan September 15, 2026 03:42 PM

Kasus kematian pegawai Makan Bergizi Gratis (MBG) Padang Serai, Kota Bengkulu, Indo Melvi Yunadatia (24), perlahan mulai terungkap.

Terduga pelaku yang merupakan satpam SPPG berinisial RU disebut menggunakan modus berpura-pura mengalami kerusakan sepeda motor untuk mencegat korban pada waktu subuh.

Korban diketahui berangkat kerja sekitar pukul 02.30 WIB menuju dapur MBG Padang Serai. Di perjalanan, RU diduga menunggu dengan berpura-pura motornya rusak.

Saat korban melintas, ia diminta membantu hingga akhirnya membonceng RU ke rumahnya. Motor milik RU ditinggalkan, sementara keduanya melanjutkan perjalanan dengan motor korban.

Dalam perjalanan, RU diduga melakukan kekerasan dengan cara membekap korban hingga tak berdaya, lalu mengikat kakinya. Jasad korban kemudian diberi pemberat berupa batu sebelum ditenggelamkan ke aliran sungai.

Informasi yang dihimpun menyebut RU sempat ikut dalam pencarian korban bersama warga dan aparat TNI-Polri.

Bahkan, ia disebut mengarahkan pencarian ke lokasi lain agar petugas tidak fokus di sekitar tempat motor korban ditemukan.

Sebelum keterlibatannya terungkap, RU sempat mengaku kepada polisi bahwa dirinya menjadi korban begal oleh dua orang. Namun, keterangan tersebut menimbulkan tanda tanya karena tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Prengki Sirait dalam keterangannya pada Selasa (15/9), membenarkan pihaknya telah mengamankan satu orang laki-laki terkait kasus ini.

Sementara itu, sebuah video pengakuan RU beredar setelah dirinya diamankan polisi. Dalam rekaman itu, RU mengaku kesal karena korban kerap mengejek dirinya sejak SMP hingga di tempat kerja.

Ia juga mengaku korban meninggal setelah dibekap sebelum jasadnya dibuang ke sungai.

Korban ditemukan tak bernyawa di aliran sungai Kampung Bahari, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Senin (14/9/2026).

Jasadnya berada sekitar 100 meter dari lokasi motor ditemukan, dengan kondisi terdapat batu di dalam pakaian.

Polisi masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Bengkulu untuk memastikan penyebab kematian korban.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.