TRIBUNJATIM.COM - Artis Maudy Ayunda tengah menjadi perhatian di media sosial setelah video yang dibuatnya menuai banyak kritik dari warganet.
Alih-alih mendapat respons positif, konten tersebut justru memicu perdebatan hingga membuat Maudy akhirnya menyampaikan permintaan maaf.
Nama Maudy ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di X dan Threads.
Sejumlah pengguna menilai isi video yang disampaikan aktris berusia 31 tahun itu kurang tepat dengan kondisi yang sedang terjadi.
Video tersebut diunggah Maudy melalui kanal YouTube miliknya pada 21 Agustus 2026.
Konten itu diberi judul “Mindfulness in the Age of Bad News - Maudy Ayunda”.
Ia mengaku dalam beberapa bulan terakhir, bahkan hampir setahun, dirinya merasa banyak menerima informasi negatif dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari Indonesia.
Menurut Maudy, kondisi tersebut terkadang memengaruhi emosinya.
Ia mengaku bisa merasa marah hingga menangis ketika terlalu banyak menerima kabar buruk.
Untuk mengatasinya, Maudy kemudian mencoba mengatur cara dirinya menerima informasi.
Baca juga: SOSOK dan Profil Patricia Davina, Partner Bisnis Skincare Maudy Ayunda, Pengalamannya Tak Main-main
Pesan mengenai pentingnya menjaga diri dan menerapkan mindfulness itulah yang kemudian menjadi sorotan.
Sejumlah warganet justru menilai penyampaian Maudy kurang peka terhadap situasi yang sedang dihadapi masyarakat.
Ada pula yang menganggap nasihat tersebut terdengar tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kritik pun bermunculan di berbagai platform media sosial.
Video yang awalnya dimaksudkan untuk membagikan pengalaman dan cara menghadapi banjir informasi justru memunculkan perdebatan di kalangan warganet.
Maudy kemudian menyadari bahwa pesan yang ingin disampaikannya bisa diterima secara berbeda oleh publik.
Konten tersebut akhirnya menjadi pelajaran baginya untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pandangan, terutama ketika membahas isu yang berkaitan dengan kondisi sosial dan berbagai kabar buruk yang sedang menjadi perhatian masyarakat.
"Aku, tuh, berasa kayak, ya, sudah beberapa bulan ini. Malah mungkin sudah setahun terakhir ini, ya, kita tuh kayak dibombardir dengan banyaknya bad news, internationally tapi juga mungkin specifically locally where we're at di Indonesia," kata Maudy di laman YouTubenya, Senin (14/9/2026), dikutip dari Banjarmasin Post.
"Aku ngerasa kayaknya penting untuk ngomongin itu khususnya bagaimana kita melangkah, bagaimana caranya kita tetap peduli, dan juga bisa menjaga diri kita sendiri itu," lanjutnya.
Baca juga: Biodata Maudy Ayunda, Artis Lulusan Oxford Viral Ingin Hapus Soal Pilihan Ganda Jika Jadi Mendikbud
Usai videonya viral dan memicu kontroversi di media sosial, Maudy Ayunda akhirnya muncul dan meminta maaf.
Permintaan maafnya itu ia sampaikan di kolom komentar channel YouTubenya.
"Terima kasih untuk semua komentar dan perspektif yang disampaikan di sini. Aku sudah membaca banyak di antaranya, dan ada satu hal penting yang aku sadari belum cukup aku sampaikan di video ini," katanya mengawali klarifikasinya.
"Being able to step away from the news is itself a privilege. Tidak semua orang punya pilihan itu, terutama ketika apa yang terjadi berdampak langsung pada kehidupan, keluarga, pekerjaan, atau komunitasnya. Aku minta maaf karena bagian ini belum cukup aku refleksikan di videonya," ungkapnya, dilansir, Senin (14/9/2026).
Waktu membuat video ini, lanjut Maudy, dirinya mengaku sedang berbagi refleksi.
Menurutnya, video itu dibuat benar-benar murni dari sudut pandang dan keresahan pribadi saat menghadapi berbagai kabar buruk yang terus berdatangan dan akhirnya berdampak pada respons emosionalnya.
"Berbagi refleksi tentang suatu struggle pribadi: bagaimana tetap peduli dan mengikuti apa yang terjadi, sambil menjaga diri supaya kita tetap bisa hadir dan engage dengan lebih berarti," lanjutnya.
"The situations we are dealing now are so frustrating and heartbreaking (Situasi yang kita hadapi saat ini sungguh membuat frustrasi dan memilukan). Adanya Karhutla, bencana gempa, berbagai kebijakan dan program yang enggak tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat, maupun berbagai isu-isu lain yang juga sama pentingnya. This is such an exceptionally hard time, for those impacted communities especially, and they need all support and visibility they can get. (Ini adalah masa yang sangat berat, khususnya bagi masyarakat yang terdampak, dan mereka membutuhkan segala bentuk dukungan serta perhatian publik yang bisa mereka dapatkan),"
Maudy mengatakan tak ingin "mindfulness" menjadi alasan untuk tidak peduli atau menjauh dari realita yang ada.
Apalagi ajakan untuk berdiam diri, ataupun melihat seolah keadaan baik-baik saja.
"Malah, mindfulness ini membuat aku bisa melihat sebab akibat secara jelas, membantu kita tetap peduli dan hadir, dan tetap peka terhadap apa yang dirasakan mereka yang terdampak," ujarnya.
Di akhir pernyataannya, ia berterima kasih telah diingatkan.
"Terima kasih untuk teman-teman yang sudah meluangkan waktunya untuk mengingatkanku dan menambahkan perspektif menjadi lebih luas dan lebih dalam. Aku dengar dan aku hargai feedbacknya. I’m listening and learning," tutupnya.
Baca juga: Sosok Maudy Ayunda, Artis Cantik Viral di Twitter Gegara Foto Bareng Mayat di Film Habibie & Ainun 3
Maudy Ayunda memiliki nama lengkap Ayunda Faza Maudya. Melansir TribunStyle.com, Maudy Ayunda lahir pada 19 Desember 1994.
Maudy Ayunda adalah seorang aktris, model, aktivis, penulis dan penyanyi berkebangsaan Indonesia. Artis berusia 31 tahun itu memulai kariernya dalam film Untuk Rena produksi Miles Films pada tahun 2005.
Di film itu, Maudy beradu akting dengan Surya Saputra pada tahun 2005. Berkat perannya di film itu, Maudy dianugerahkan penghargaan Aktris Utama Terpilih oleh Festival Film Jakarta 2006 di usianya yang baru menginjak 11 tahun.
Pada tahun 2009, Maudy kembali mendapatkan peran di film produksi Miles Films yang merupakan sekuel film Laskar Pelangi berjudul Sang Pemimpi. Dalam film itu, ia berperan sebagai gadis Melayu bernama Zakiah Nurmala.
Sejak itu, namanya mulai diperhitungkan sebagai artis belia berbakat di Indonesia. Di sepanjang kariernya, Maudy telah banyak membintangi berbagai judul film.
Beberapa film populer itu seperti Perahu Kertas (2012), Refrain (2013), dan Habibie & Ainun 3 (2019).
Tak hanya jago akting, Maudy juga dikenal memiliki suara emas dan karier bernyanyi yang sukses. Maudy diketahui merilis album pertamanya pada tahun 2011, Panggil Aku dengan singel hitsnya berjudul "Tiba Tiba Cinta Datang".
Sejak saat itu, Maudy telah merilis tiga album: Panggil Aku. . . (2011), Moments (2015), dan Oxygen (2018), serta dua album mini: My Hidden Collection (2013) dan The Hidden Tapes: Vol. 1 (2021). Ia juga kerap mengisi jalur suara dalam film-film yang ia bintangi.
Tak hanya punya karier sukses, Maudy Ayunda juga memiliki latar belakang pendidikan mentereng.
Maudy pernah berkuliah di University of Oxford untuk S1 jurusan Philosophy, Politics, and Economics (PPE) di Inggris, dan Stanford University untuk S2 jurusan Master of Business Administration (MBA) dan Master of Arts (MA) di Amerika Serikat.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Tribunjatim.com