Pupuk Indonesia Tegaskan Tiga Syarat Petani Penerima Pupuk Bersubsidi di Bangka Belitung
Ardhina Trisila Sakti September 12, 2026 08:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Petani di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ingin mendapatkan pupuk bersubsidi harus memastikan status dan data mereka memenuhi ketentuan yang berlaku.

PT Pupuk Indonesia menegaskan terdapat tiga syarat utama yang harus dipenuhi petani sebelum hak pupuk bersubsidi tercantum dalam sistem.

Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pupuk subsidi diterima petani yang memang berhak.

Senior Manager Regional 1 B PT Pupuk Indonesia, Sugianto mengatakan, petani penerima pupuk bersubsidi harus tergabung dalam kelompok tani.

Selain itu, data petani wajib tercantum dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dan petani harus memiliki lahan yang menjadi dasar pengajuan kebutuhan pupuk.

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, hak pupuk petani akan tercatat dalam sistem sesuai alokasi yang ditetapkan.

“Petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi syaratnya yang pertama masuk di kelompok tani. Yang kedua, dia tergabung dalam e-RDKK. Yang ketiga jangan salah, harus punya lahan,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Sabtu (12/9/2026).

Sugianto menjelaskan proses penebusan pupuk bersubsidi saat ini juga telah menggunakan sistem yang terintegrasi melalui iPubers.

Petani dapat melakukan penebusan dengan menggunakan KTP sebagai bagian dari mekanisme yang telah disiapkan pemerintah.

Sistem tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus memperjelas proses penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.

Menurutnya petani yang belum mendapatkan hak pupuk bersubsidi dapat segera memastikan kembali status datanya melalui penyuluh pertanian.

Data tersebut dapat dimasukkan melalui Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan) apabila petani memang memenuhi persyaratan sebagai penerima. Langkah ini dinilai penting agar petani yang berhak tidak terkendala persoalan administrasi maupun pendataan.

“Kalau petani belum mendapatkan haknya, segera nanti mendaftarkan melalui input di Simluhtan oleh dari penyuluh,” beber Sugianto.

PT Pupuk Indonesia juga menyiapkan tim di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membantu menjembatani persoalan yang dihadapi petani dalam proses mendapatkan pupuk bersubsidi.

Petani dapat berkoordinasi apabila mengalami kendala atau kesulitan dalam proses pendataan maupun penyaluran.

Kehadiran tim tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat komunikasi dengan petani dan pihak terkait di daerah.

Sugianto menegaskan PT Pupuk Indonesia tetap berkomitmen mendukung peningkatan produksi pertanian di Bangka Belitung melalui sinergi dan kolaborasi.

Selain menjaga ketersediaan stok pupuk subsidi, pihaknya juga memiliki tim mobil uji tanah untuk mendukung kebutuhan pertanian di lapangan.

Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan petani sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian daerah.

“Kita juga ada tim mobil Uji Tanah. Tentunya kita juga berkomitmen menyiapkan ketersediaan stok untuk memenuhi kebutuhan pupuk subsidi yang menjadi haknya petani tersebut,” ucapnya.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.