Dedi Mulyadi Pantau Pencairan Bantuan Pemprov Jawa Barat untuk Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi
Irwan Wahyu Kintoko September 12, 2026 08:35 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, atau yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), menemui para korban kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kantor Kelurahan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu (12/9/2026).

Dedi Mulyadi datang untuk memantau kondisi para korban sekaligus menyerahkan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Kedatangan Dedi Mulyadi ini merupakan kunjungan keduanya dalam rangka membantu warga terdampak, baik korban meninggal, luka-luka maupun warga yang rumah dan tempat usahanya mengalami kerusakan.

Warga RT 01 RW 03 Cimuning, Ningsih, mengatakan kedatangan Dedi Mulyadi sangat membantu warga yang terdampak kebakaran SPBE.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Kebakaran SPBE di Cimuning Kota Bekasi Bertambah Jadi 6 Orang

"Ini untuk kedua kalinya datang membantu korban SPBE yang hampir sudah enam bulan belum ada ganti rugi dari pihak SPBE," kata Ningsih.

Ningsih, salah satu warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat kebakaran SPBE, menerima bantuan Rp 40 juta dari Pemprov Jawa Barat.

Ningsih memaparkan, bantuan tersebut diberikan melalui rekening yang dibuatkan oleh Bank BJB.

Nantinya ia dapat mengambil sendiri dana bantuan yang telah diberikan melalui mekanisme transfer.

Baca juga: Rumah dan Harta Benda Ludes Akibat Kebakaran SPBE Cimuning, Warga Tuntut Pertanggungjawaban

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya.

Terlebih, rumah yang menjadi tempat tinggalnya hingga kini belum diperbaiki sejak terjadi kebakaran.

"Bantuan ini cukup bagi kami, terima kasih pak gubernur," katanya.

Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, mengatakan, bantuan dari Pemprov Jawa Barat diberikan kepada korban luka dan meninggal dunia serta warga yang mengalami kerusakan bangunan.

Baca juga: 5 Fakta Ledakan Gudang SPBE Cimuning Bekasi, Korban Jadi 17 Orang

Ia menyebut terdapat 17 orang korban luka dan meninggal dunia yang mendapatkan bantuan.

Maka menyampaikan untuk warga dengan bangunan terdampak, nominal bantuan berbeda-beda.

Bantuan tersebut mulai dari Rp 10 juta, Rp 20 juta hingga yang tertinggi Rp 40 juta.

Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan.

Baca juga: SPBE Cimuning Terancam Ditutup, DPRD Bekasi Soroti Lokasi Dekat Permukiman

"Sudah diverifikasi oleh KJPP, atas dasar itu, dari jumlah bangunan yang rusak, kemudian diverifikasi lagi oleh Pempov Jawa Barat, dalam hal ini Dinas Perkimtan Jawa Barat, sesuai kondisi kerusakan bangunan rumah tinggal," ucapnya.

Dari total 43 bangunan rumah dan tempat usaha yang terdampak, Maka menegaskan baru sebagian yang mendapatkan bantuan.

Masih 25 kios dan warung yang diminta untuk kembali diusulkan dapat bantuan.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi sempat memastikan Pemprov Jawa Barat telah menyiapkan bantuan bagi warga yang terdampak kebakaran SPBE di Cimuning Bekasi.

Bantuan tersebut mulanya ditargetkan sudah dapat diserahkan pada Senin (7/9/2026). (m37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.