Wamendagri Bima Arya Ingatkan Gen Z, Bonus Demografi Jadi Peluang Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Mochamad Dipa Anggara September 12, 2026 11:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan generasi Z dan milenial untuk memanfaatkan momentum bonus demografi dalam mempersiapkan Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi.

Bima menyebut besarnya populasi generasi muda menjadi peluang sekaligus tantangan yang perlu dikelola dengan baik.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data SUPAS 2025, generasi Z dan milenial secara gabungan mencakup hampir 50 persen dari total populasi Indonesia.

“Yang perlu dititipkan kepada Gen-Z hari ini, kepada calon pemimpin masa depan adalah dua hal: pertama adalah kompetensi atau sains atau ilmu, dan kedua adalah karakter dan wisdom. Tentu kita semua sepakat bahwa karakter atau wisdom di atas semua, adab di atas ilmu,” ujar Bima dalam Opening Speech Musyawarah Kerja Nasional I Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) di Aula Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Bima, dominasi generasi muda dalam struktur penduduk harus diikuti dengan peningkatan kapasitas agar bonus demografi dapat menjadi modal pembangunan.

Ia juga mengingatkan bahwa periode bonus demografi tidak berlangsung selamanya. Selain itu, waktunya dapat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Di sisi lain, Bima menyoroti tantangan Indonesia untuk bertransformasi menjadi negara berpendapatan tinggi.

Berdasarkan data Bank Dunia yang disampaikannya, hanya 34 dari 142 negara berpendapatan menengah yang berhasil bertransformasi menjadi negara berpendapatan tinggi sejak 1990-an.

Karena itu, generasi muda dinilai perlu memanfaatkan momentum tersebut dengan meningkatkan kompetensi sekaligus membangun jejaring yang mendukung perkembangan kapasitas dan kepemimpinan.

Bima menilai lingkungan pergaulan turut berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan arah kepemimpinan generasi muda.

Ia pun berpesan kepada kader muda untuk menjaga lingkungan pergaulan dan berada di sekitar orang-orang yang dapat memberikan pengaruh positif.

“Stay in orbit. Bercita-cita menjadi pemimpin besar, tetap stay di orbit para pemimpin, jangan keluar dari orbit ini karena di situlah Anda akan dibesarkan oleh sesama pemimpin,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum PP PERSIS Jeje Zaenudin, Ketua Dewan Hisbah PP PERSIS Zae Nandang, serta Ketua Umum PP Pemuda PERSIS Hilman Rasyid.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.