TRIBUNPRIANGAN.COM, DEPOK - PSGC Ciamis mengalami nasib yang sama dengan Persib Bandung, setelah kalah 1-2 dari Persikad Depok, pada laga perdana Liga 2 Championship di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026) malam.
PSGC Ciamis yang merupakan tim satelit Persib Bandung bermain lugas dan trengginas saat mengawali babak pertama.
Namun PSGC ketinggalan lebih dulu pada menit ke-23 setelah gawangnya dibobol pemain Persikad, Fikri Adriansyah.
Pada akhir babak pertama, menit ke 45+4, mantan striker Persib Bandung, Ezechiel Ndouasel, mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Babak kedua berlanjut dengan intensitas tinggi. PSGC lebih mendominasi permainan dan penyerangan. Sayangnya pada menit ke-68, penyerang Persikad Depok asal Brasil, Gustavo Franca, sukses menjebol gawang PSGC.
Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk Persikad.
Baca juga: PSGC Ciamis Imbangi Persikad Depok di Babak Pertama Liga 2 Championship, Eks Persib Cetak Gol
Baca juga: Balad Galuh Wajibkan PSGC Ciamis Bawa Pulang Tiga Poin dari Pakansari
Para pemain PSGC terus menggencarkan serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun upaya Yandi Sofyan dkk tak berbuah hasil.
Hingga peluit panjang babak kedua berbunyi, skor tetap 2-1 untuk kemenangan Persikad Depok.
Hasil ini persis sama dengan yang dialami Persib Bandung. Persib kalah 1-2 dari Persija Jakarta.
PSGC Ciamis yang diasuh Heri Kiswanto itu menurunkan 11 pemain intinya, yaitu kiper Raufa, Muhammad Fikram, Zikri, Iman Fath, Surya WRD, Raffa, Imron, Bonilla, Izmir dan duo penyerang, Yandi Sofyan dan Ezechie Ndousel.
Pelatih Kepala PSGC Ciamis, Heri Kiswanto, mengatakan timnya telah mempersiapkan diri secara maksimal menjelang pertandingan tersebut.
Menurut Heri, persiapan tim berjalan sesuai rencana. Para pemain juga terus dimatangkan dalam sesi latihan terakhir sebelum bertolak ke Bogor pada Kamis kemarin.
"Ya, tentu kami sudah siap untuk mengarungi Liga 2 ini. Para pemain sudah siap. Tentu kita maksimalkan sampai hari H nanti di Bogor," ujar Heri saat dihubungi, Jumat (11/9/2026).
Heri menyebut, ada tiga hal yang menjadi fokus utama tim pelatih dalam persiapan terakhir, yakni taktik, organisasi permainan, dan mental bertanding.
Apalagi, PSGC Ciamis harus mengawali kompetisi dengan pertandingan tandang.
"Bersama coach Eka dan coach Boy, tentu kami fokus di taktik, organisasi, dan terutama mental. Mental bertanding itu penting karena sekarang kita sudah masuk ke medan peperangan," katanya.
Heri menegaskan, para pemain PSGC Ciamis datang ke Bogor dengan keyakinan untuk meraih hasil maksimal.
Ia memastikan seluruh pemain memiliki tekad yang sama untuk membawa pulang tiga poin.
"Harus optimistis. Kami optimis dan para pemain juga sama, satu tekad untuk meraih tiga poin," tegasnya.
Sebelum menghadapi Persikad Depok, tim pelatih PSGC Ciamis juga telah melakukan evaluasi terhadap sejumlah pertandingan uji coba yang dijalani sebelumnya.
Evaluasi tersebut menjadi bahan untuk memperbaiki permainan Laskar Singacala sebelum kompetisi resmi dimulai.
Heri mengatakan, Coach Eka Ramdani turut memberikan masukan berdasarkan pengamatannya selama tim menjalani pertandingan dan latihan.
"Kami sudah evaluasi. Coach Eka tentu yang paling tahu di lapangan, mana kelemahan dan kelebihan. Itu sudah kami terapkan dalam latihan-latihan yang tersisa dan akan kami bawa ke pertandingan away nanti melawan Persikad Depok," jelasnya.
Meski begitu, PSGC Ciamis kemungkinan belum bisa diperkuat bek asal Korea Selatan, Kim Min Hyeok.
Kim masih menjalani pemulihan cedera sehingga kondisinya belum memungkinkan untuk tampil.
Heri memastikan absennya Kim tidak menyurutkan kesiapan para pemain lainnya.
Menurut dia, seluruh pemain yang dibawa ke pertandingan perdana telah siap memberikan kemampuan terbaiknya.
"Yang utama kami harus betul-betul berjuang dengan keberanian dan tekad yang bulat bersama. Walaupun mungkin nanti tidak diperkuat Kim karena masih cedera, pemain yang lain sangat siap," ujarnya.
Sementara Persikad Depok mendatangkan striker asal Brasil, Gustavo Franca, 3 hari sebelum laga perdana.
Musim lalu, Gustavo Franca bermain di kasta tertinggi Kazakstan bersama klub Kaspiy Aktau.
Pada laga ini, Persikad menurunkan kiper Petra, Herwin, Habib Fofana, Wiranda, Rensa, Ade Suryana, Nico F, Fikri, Pahri Al, Jhon Mena dan Gustavo Franca. (*)