Asrama TNI di Kupang NTT Terbakar, 9 Rumah Hangus, Seluruh Penghuni Selamat
Dewi Agustina September 13, 2026 07:34 AM


TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Asrama Tentara Kuanino (Asten Kuanino) Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur dilaporkan dilanda kebakaran, Sabtu (12/9/2026) malam. 

Asrama Tentara Kuanino berlokasi di Kelurahan Kuanino, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Asrama ini menjadi tempat tinggal bagi prajurit TNI-AD beserta keluarganya.

Mengutip POS-KUPANG.COM, kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 21.40 Wita. 

Baca juga: 11 Korban Tewas Kebakaran Pasar Paniai Papua Dimakamkan Massal

Api dengan cepat menyambar serta menghanguskan sembilan rumah anggota TNI di dalam kawasan tersebut. 

"Asten Kuanino terbakar, delapan rumah terbakar," ungkap Esty, salah satu warga melalui pesan singkat pada Sabtu malam.

Ia mengatakan, kondisi akibat kebakaran tersebut cukup parah karena berlangsung di kawasan padat penduduk. 

Dalam video amatir yang dikirim warga, tampak warga panik. 

 

 

Mereka berteriak dan mencoba memadamkan api. Sementara, kondisi sekitar lokasi kebakaran gelap. 

Pihak Kepolisian dari Polresta Kupang Kota bersama petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api serta menjaga keamanan di sekitar area kejadian.

Mengutip laman Polres Kupang Kota, Kapolresta Kupang Kota memimpin langsung penanganan kebakaran.

Dalam laporan awal penanganan yang dipimpin pihak kepolisian, prioritas utama adalah evakuasi warga asrama. 

Fokus petugas dan pihak asrama militer adalah melokalisir kobaran api agar tidak meluas ke barak atau rumah dinas lain di sekitarnya. 

Kepolisian dari Polresta Kupang Kota bersama armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kupang, dibantu warga setempat, bergotong-royong menyuplai air untuk memastikan api benar-benar padam dan melakukan proses pendinginan demi keamanan area kompleks militer tersebut. 

Tak Ada Korban

Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa akibat kebakaran tersebut.

Seluruh penghuni di 9 rumah dinas berhasil dievakuasi tepat waktu sebelum api membesar.

Api yang menjalar dengan sangat cepat mengakibatkan sebagian besar korban tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga mereka, sehingga kerugian material diperkirakan cukup besar.

Penyebab Kebakaran

Pihak kepolisian bersama Tim Olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dari Satuan Reskrim masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan sumber api.

Dugaan awal mengarah pada hubungan pendek arus listrik (korsleting) pada salah satu rumah dinas kosong atau yang sedang ditinggal penghuninya, yang kemudian dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya karena posisi rumah yang berdempetan.

Kompleks Asten Kuanino sebelumnya juga pernah mengalami insiden serupa pada Desember 2019.

Saat itu sekitar 6 hingga 7 unit rumah dinas hangus akibat korsleting listrik atau sambaran petir saat hujan. (ian)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.