TRIBUNNEWS.COM - Dalam lanskap ekonomi global yang terus berkembang, perusahaan Indonesia menghadapi tantangan dan peluang baru untuk memperluas jangkauan mereka ke pasar internasional.
Di tengah dinamika perdagangan global yang dipengaruhi oleh kebijakan ekonomi Amerika Serikat dan berbagai faktor geopolitik lainnya, HSBC Indonesia menegaskan perannya sebagai mitra strategis bagi korporasi yang ingin mengukuhkan kehadirannya di panggung global.
Steve Andoko, Head of Corporate Banking HSBC Indonesia, berbagi pandangan mendalam mengenai prospek ekonomi global 2025, tantangan yang dihadapi perusahaan Indonesia dalam ekspansi internasional, serta bagaimana HSBC memberikan solusi finansial dan jaringan global yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis mereka.
Menavigasi Lanskap Ekonomi Global 2025
Menurut Steve Andoko, tahun 2025 akan menjadi periode penuh tantangan sekaligus peluang bagi korporasi Indonesia. Kebijakan perdagangan global, terutama yang ditetapkan oleh pemerintahan Donald Trump di Amerika Serikat, memiliki dampak besar terhadap peta persaingan bisnis internasional. Meskipun demikian, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif yang dapat dimanfaatkan untuk menarik investasi dan memperkuat daya saingnya di kancah global.
“Kondisi ekonomi global saat ini penuh tantangan, terutama dengan kebijakan dagang yang dinamis. Namun, di Indonesia, kita memiliki dua pilihan: berfokus pada permasalahan atau mencari peluang. Dengan pemahaman yang tepat, Indonesia bisa memanfaatkan dinamika global untuk menarik investasi dan memperkuat daya saing, yang tentunya hal ini harus didukung dengan stabilitas politik dan ekonomi, serta kemudahan dalam melakukan bisnis di Indonesia,” jelas Steve.
Lebih lanjut, Steve menekankan bahwa dibandingkan negara-negara ASEAN lain seperti Vietnam, Thailand, atau Malaysia, Indonesia relatif lebih terlindungi dari dampak langsung kebijakan proteksionis AS. Hal ini dikarenakan defisit perdagangan AS dengan Indonesia lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara tersebut, yang memberikan ruang bagi ekspor Indonesia untuk tetap tumbuh.
Membedah Tantangan dan Peluang Ekspansi Global
Steve menyoroti beberapa faktor utama yang menentukan keberhasilan ekspansi korporasi Indonesia ke pasar global:
Menurut Steve, ukuran aset bukan satu-satunya faktor keberhasilan ekspansi global. “Keunggulan kompetitif dan secara komparatif yang dimiliki perusahaan jauh lebih penting dibandingkan dengan skala asetnya. HSBC hadir untuk memastikan bahwa nasabah kami memiliki akses ke modal, jaringan, dan strategi yang diperlukan agar bisa tumbuh menjadi pemain global,” tambahnya.
Strategi HSBC dalam Memfasilitasi Ekspansi Korporasi Indonesia
Sebagai bank dengan pengalaman lebih dari 160 tahun dan jaringan di lebih dari 50 negara, HSBC berkomitmen untuk mendukung perusahaan Indonesia dalam menembus pasar internasional. Strategi yang diterapkan HSBC meliputi:
Sebagai contoh, HSBC telah membantu berbagai perusahaan Indonesia dalam ekspansi ke ASEAN dan pasar global lainnya. Salah satu kasus sukses yang disebutkan dalam wawancara adalah bagaimana HSBC mendukung perusahaan FMCG Indonesia dalam memperluas operasinya di Asia Tenggara dengan memanfaatkan HSBCnet untuk menghubungkan induk perusahaan di Indonesia dengan anak perusahaannya di berbagai negara.
Menembus Pasar AS di Tengah Kebijakan Donald Trump
Salah satu topik penting dalam wawancara ini adalah bagaimana perusahaan Indonesia dapat tetap kompetitif di pasar Amerika Serikat, meskipun ada kebijakan proteksionis yang lebih ketat.
Menurut Steve, Indonesia memiliki kekayaan Sumber Daya Alam yang belum tentu dimiliki di negara-negara lain, dan tentunya sektor-sektor yang memiliki karakteristik padat karya mungkin bisa menjadi competitive advantage, sehingga sektor-sektor yang memiliki potensi ekspor tinggi ke AS misalnya meliputi elektronik, pakaian, dan alas kaki.
“HSBC melihat peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor di sektor elektronik, pakaian, dan alas kaki ke AS. Kuncinya adalah memahami dinamika pasar dan meningkatkan daya saing produk agar bisa tetap kompetitif dalam skenario perdagangan yang berubah-ubah,” ungkapnya.
Steve juga menegaskan bahwa HSBC siap membantu perusahaan dalam menavigasi tantangan ini dengan menawarkan FX hedging, solusi cash management, serta dukungan dalam memahami regulasi-regulasi yang berlaku di negara yang menjadi target.
HSBC Sebagai Jembatan Menuju Globalisasi
Dalam era globalisasi yang semakin kompleks, HSBC Indonesia memainkan peran utama sebagai thought leader dalam mendukung transformasi korporasi Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global.
Melalui kombinasi jaringan internasional yang luas, inovasi dalam layanan perbankan, serta pengalaman mendalam di berbagai sektor industri, HSBC tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan keuangan tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pertumbuhan dan ekspansi bisnis ke pasar internasional.
Steve menegaskan bahwa HSBC berkomitmen untuk memberikan solusi finansial yang tepat bagi korporasi Indonesia yang ingin memperluas jangkauan mereka. "Kami memahami bahwa ekspansi global bukan sekadar tentang akses ke modal, tetapi juga tentang strategi yang tepat, mitigasi risiko, serta pemahaman mendalam terhadap dinamika pasar global. HSBC hadir untuk memastikan bahwa perusahaan Indonesia dapat mengoptimalkan peluang yang ada dan menghadapi tantangan dengan kesiapan yang matang."
Dengan visi dan komitmen yang kuat, HSBC Indonesia terus menjadi katalis dalam perjalanan ekspansi korporasi Indonesia menuju level berikutnya. Melalui layanan advisory, solusi permodalan yang fleksibel, serta ekosistem perbankan yang terintegrasi, HSBC mendukung perusahaan Indonesia agar tidak hanya bersaing di tingkat regional tetapi juga menjadi pemain utama di panggung global.