TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Perusahaan jasa transportasi Bluebird menggulirkan kampanye #TrueBlue di Kota Surabaya untuk mendukung dinamika Surabaya sebagai kota metropolitan yang makin berkembang pesat.
Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk, Mediko Azwar mengatakan, kampanye ini untuk menghadirkan solusi mobilitas yang lebih nyaman dan dapat diandalkan.
"Kami ingin memastikan setiap perjalanan, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan spesial selama Ramadan, selalu menjadi pengalaman yang menyenangkan," ujarnya dalam keterangan pers tertulis, Kamis, 3 April 2025.
Dia mengatakan, sebagai pusat bisnis, perdagangan, dan destinasi wisata yang ramai. Seiring dengan pertumbuhan ini, kota Surabaya memiliki tantangan mobilitas yang semakin kompleks.
Kampanye ini diharapkan bisa memperkuat posisi Bluebird sebagai solusi mobilitas andal dan bebas stres.
Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Tundjung Iswandaru, mengatakan, Pemerintah Kota Surabaya mendukung inisiatif sektor swasta dalam menyediakan layanan transportasi kota berstandar tinggi.
"Kolaborasi dengan swasta dapat menghadirkan solusi mobilitas yang aman dan terpercaya bagi masyarakat,” kata Tundjung.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata Surabaya, Ir. Hidayat Syah M.T., mengungkapkan. Surabaya memiliki beragam destinasi wisata kuliner, budaya, dan hiburan yang menarik.
"Kemudahan akses ke lokasi-lokasi ini penting untuk meningkatkan pengalaman wisatawan. Inisiatif bersama Bluebird menjadi bagian dari strategi kami dalam memperkuat sektor pariwisata dan memastikan kenyamanan wisatawan di kota ini," ungkap HIdayat.
Mediko Azwar mengatakan, penggunaan aplikasi MyBluebird di Surabaya terus tumbuh signifikan. Di 2024, jumlah pengguna naik sekitar 60 persen dibanding tahun sebelumnya dan berkontribusi terhadap 30 persen dari total pesanan taksi yang diterima.
Fitur-fitur di aplikasi ini memberikan pengalaman mobilitas yang praktis. Pengguna bisa mendapatkan kepastian dan kenyamanan melalui fitur tarif pasti (fixed price), advance booking, serta beragam metode pembayaran, termasuk QRIS, e-wallet, kartu kredit, dan tunai.
"Kami terus melakukan peremajaan dan penambahan unit untuk memastikan kenyamanan pelanggan," kata General Manager Bluebird Jawa Timur, Rito Sudarmawan.
Saat ini, Bluebird mengoperasikan 600an unit armada taksi di Surabaya serta 100 unit angkutan sewa khusus dengan berbagai tipe kelas, mulai dari standar hingga luxury, dengan mayoritas armada dari tahun terbaru dan menyasar area strategis seperti stasiun, bandara, pelabuhan, dan pusat perbelanjaan.(tribunnews/fin)