Dapat Kabar Duka Ray Sahetapy, Surya Sahetapy: Hidupku Rasanya Berubah
kumparanHITS April 05, 2025 11:20 AM
Prosesi pemakaman Ray Sahetapy telah berlangsung dengan lancar di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Jumat (4/4). Seluruh keluarga dan juga para pelayat juga tampak memenuhi area peristirahatan terakhir aktor berusia 68 tahun itu.
Prosesi pemakaman memang ditunda beberapa hari sejak kepergian Ray pada tanggal 1 April 2025. Pemakaman baru dapat dilaksanakan hari ini karena menunggu kedatangan putra ketiga Ray, Surya Sahetapy, yang menetap di Amerika Serikat.
Perbesar
Anak Ray Sahetapy, Surya Sahetapy, memeluk ibunya Dewi Yull saat pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat (4/4/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Surya pun baru tiba di Indonesia pada Kamis (3/4) malam dan langsung menuju ke rumah duka Sentosa.
Ditemui usai pemakaman, Surya sempat mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pelayat dan juga rekan sejawat sang ayah yang datang ke rumah duka maupun pemakaman.
"Pertama terima kasih sudah hadir hari ini sudah meluangkan waktu. Ayah itu menginspirasi banyak orang, ayah termasuk pendiri teater untuk anak-anak tuli. Semoga legasinya tetap berjalan ke depannya, terima kasih sudah hadir," ungkap Surya Sahetapy dengan nada sendu, Jumat sore.
Surya Sahetapy Kenang Momen saat Dapat Kabar sang Ayah Tiada
Dalam kesempatan itu, Surya sempat mengenang kembali momen di mana ia mendapat kabar duka tentang kepergian sang ayah. Surya mengatakan bahwa ia mendapat kabar sang ayah kritis pada tanggal 1 April waktu Amerika.
"Tanggal 1 April pagi, di Indonesia malam. Jadi jam 9.33 dapat WhatsApp dari Om Nody yang mengatakan ayah kritis. Sempat bingung mau lanjut kerja ke kampus atau gimana dan akhirnya bilang ke dosen karena ada situasi emergency," ujarnya.
Perbesar
Sejumlah keluarga serta kerabat menghadiri pemakaman aktor Ray Sahetapy di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat (4/4/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Tak lama setelah mendengar soal kabar Ray kritis, ternyata Surya kembali mendapatkan pesan singkat dari istri Rama Sahetapy, Merdi Octav. Ia mengabarkan bahwa sang ayah telah tiada.
"Jadi merasa hidupku berubah, lemas gitu, ya. Kayak antara percaya dan enggak. Tiap 20 menit sekali nangis, karena sebelumnya juga sudah tahu ayah sakit sejak 2017 jadi cukup lama (Ray bertahan)," pungkasnya.