Sopan santun menjadi salah satu norma dasar yang harus dimiliki oleh manusia ketika berkomunikasi di dalam masyarakat. Baik kepada yang lebih tua, lebih muda ataupun dengan teman sebaya.
Manusia sebagai makhluk sosial juga sering kali melakukan interaksi dan pastinya akan melakukan interaksi dengan orang yang sebaya. Contohnya ketika berteman dengan teman sekolah yang satu angkatan, ataupun dengan teman sepermainan di lingkungan rumah yang seumuran.
Namun, walaupun hal tersebut adalah hal dasar dalam berkehidupan secara bermasyarakat, masih banyak sekali yang menganggap remeh apa itu etika dan sopan santun, apalagi terh dap teman sebaya. Terkadang dengan alasan agar lebih santai dan tidak terlalu kaku, beberapa orang akan melupakan norma-norma dasar tersebut. Fenomena ini dapat kita jumpai dengan mudahnya di kalangan generasi muda ataupun yang sudah cukup usia, karena faktanya umur saja tidak bisa menjadi penentu bagaimana cara mereka berkomunikasi dengan baik.
Sekecil-kecilnya sebuah sikap sopan santun, seharusnya kata-kata seperti, "maaf", "tolong" dan "terima kasih" tidak dengan mudah ditinggalkan karena alasan apapun. Karena dengan mengucapkan kata-kata tersebut, maka hal ini dapat menjadi pendorong untuk hubungan yang lebih baik, lebih sehat dan lebih terjaga komunikasinya. Ketika kita tidak menyepelekan 3 kata ajaib tersebut, maka orang-orang pun akan menganggap kita sebagai seseorang yang menghargai lawan bicaranya walaupun lawan bicara tersebut adalah teman sebaya.
Ketika kita tidak menerapkan sopan santun dalam berkomunikasi, maka sudah jelas akan terjadi konflik. Sebagai contoh, lawan bicaranya akan merasa tersinggung. Tidak jarang kasus ini terjadi pada hubungan antar teman sebaya. Maka sebaiknya, kita tetap menjaga etika dan kesopanan ketika kita berkomunikasi dengan lawan bicara, walaupun orang tersebut adalah teman sebaya.