Laporan Wartawan Grid.ID, Hana Futari
Grid.ID - Surya Sahetapy, putra Dewi Yull dan Ray Sahetapy menceritakan momen kebersamaan sebelum sang ayah meninggal dunia. Beberapa waktu sebelum Ray Sahetapy terkena stroke, ternyata ayah dan anak ini sempat melalui memori yang indah.
Memori indah bersama Ray Sahetapy itu terlukis di momen Surya Sahetapy wisuda. Bahkan, penyandang tuli itu menyebut momen tersebut adalah ekspresi kebanggaan Ray Sahetapy yang terakhir kali.
“Ini ekspresi kebanggaan ayah terakhir karena setelah wisuda selanjutnya sempat kena stroke jadi komunikasi selalu intensif sebelum kena stroke lewat juru bahasa isyarat, WhatsApp, dan lain sebagainya,” ujar Surya Sahetapy melalui penerjemah bahasa isyarat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (4/4/2025).
Sayangnya, setelah wisuda, Surya Sahetapy tak memiliki banyak waktu bersama sang ayah. Ray Sahetapy pun tak lama jatuh sakit sehingga Surya Sahetapy belum bercerita banyak mengenai kehidupan barunya.
“Setelah wisuda belum sempat cerita terkait pengalaman jadi dosen, jadi mau cerita terkait kuliah S2,” kata pria 31 tahun itu.
Meskipun demikian, Ray Sahetapy pernah berpesan kepada Surya Sahetapy. Pesan yang disampaikan Ray Sahetapy untuk anak ketiganya yaitu agar sang putra dapat berjuang demi hak orang-orang tuli.
“Ingat banget beliau bilang perjuangkan hak-hak orang tuli. Supaya hidup bisa lebih nyaman ke depannya itu pesannya,” terangnya.
Jauh sebelum berpesan kepada Surya Sahetapy, Ray Sahetapy ternyata sempat bercerita kepada anak ketiganya itu mengenal keresahannya. Ray Sahetapy ternyata melihat tak sedikit orang menyepelekan penyandang tuli.
“Ayah sering bilang waktu pas kecil sering sedih kenapa kok orang sering menyepelekan orang tuli bukan mendorong orang-orang tuli,” lanjutnya.
“Jadi saya dan kak Giszca (almarhumah putri pertama Ray Sahetapy dan Dewi Yull) didorong ayah. Ka Giszca lewat art kalau saya lewat bahasa isyarat. Jadi membuktikan orang tuli bisa dan ini penting banget,” tutup Surya Sahetapy.
Seperti diketahui sebelumnya, Ray Sahetapy memiliki empat orang anak dari pernikahan dengan Dewi Yull. Dua diantaranya, Giszca Putri Sahetapy dan Panji Surya Sahetapy merupakan penyandang tuli.
Akan tetapi, putri pertama Ray Sahetapy dan Dewi Yull, Giszca Putri Sahetapy berpulang pada 11 Juni 2010. Giszca meninggal dunia akibat mengidap radang otak.
Sementara itu, Surya Sahetapy merupakan sosok yang berprestasi di dunia pendidikan. Kini, pria yang pernah menjajal dunia film itupun menjalani kehidupannya sebagai pengajar di Amerika.
Ray Sahetapy meninggal dunia dalam usia 68 tahun, Selasa (1/4/2025). Mantan suami Dewi Yull ini berpulang setelah berjuang menghadapi komplikasi di tubuhnya.
Jenazah Ray Sahetapy sempat disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat. Tiga hari setelah berpulang, jenazah Ray Sahetapy dimakamkan di TPU Tanah Kusir.