TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Lebaran bukan hanya tentang hidangan berat, tetapi juga kue kering tradisional yang selalu hadir di meja tamu. Di Banyuwangi, ada beberapa kue khas yang menjadi suguhan wajib saat Hari Raya Idul Fitri. Aromanya menggoda, rasanya lezat, dan pastinya membangkitkan nostalgia.
Berikut empat kue kering khas Banyuwangi yang tak boleh absen saat Lebaran:
Siapa yang tidak mengenal Klemben, atau yang juga disebut Bolu Kuwuk? Jajanan klasik ini selalu naik daun menjelang Lebaran dan menjadi camilan nostalgia yang digemari banyak orang.
Di Banyuwangi, Kue Klemben yang terkenal berasal dari Dusun Plosorejo, Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, dan diproduksi oleh Mak Samijah. Kelezatan Klemben di sini terjaga karena bahan-bahannya berkualitas tinggi dan masih dimasak menggunakan tungku kayu serta alat tradisional.
Metode memasak ini menciptakan aroma khas yang tak tertandingi, membuat Klemben memiliki tekstur lembut di dalam namun tetap renyah di luar.
Banyuwangi yang dikenal sebagai daerah penghasil pisang terbaik di Jawa Timur juga memiliki camilan khas dari buah ini, yaitu Sale Pisang.
Sale Pisang Banyuwangi memiliki beragam varian, seperti:
Sale Pisang basah, yang lembut dan legit.
Sale Pisang gulung, dengan tampilan menarik.
Sale Pisang goreng, yang renyah dan gurih.
Proses pengeringan pisang langsung di bawah sinar matahari menghasilkan rasa manis alami yang khas. Tak heran jika camilan ini selalu hadir di setiap rumah saat Lebaran.
Ikon kuliner Banyuwangi yang satu ini tak boleh dilewatkan saat Lebaran. Bagiak terbuat dari tepung sagu, kelapa parut, dan aneka bahan lainnya, menciptakan tekstur unik—keras di luar, tetapi lembut saat dikunyah.
Bagiak hadir dalam berbagai varian rasa, seperti vanila, pandan, durian, hingga kacang. Teksturnya yang renyah dengan sensasi lumer di mulut menjadikannya camilan favorit yang cocok disandingkan dengan teh atau kopi saat menjamu tamu.
Kue kering khas Banyuwangi lainnya yang wajib ada di meja tamu adalah Ladrang.
Ladrang merupakan camilan yang terbuat dari ubi ungu atau sabrang, dengan bentuk panjang-panjang dan tekstur yang renyah. Perpaduan manis dan gurih menjadikan Ladrang pilihan tepat untuk camilan ringan saat silaturahmi keluarga di Hari Raya.(*)