TRIBUNMANADO.CO.ID - Deretan peristiwa kebakaran melanda Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) dalam sepekan terakhir 25-31 Desember 2025.
Sedikitnya delapan kejadian kebakaran tercatat oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bitung, dengan objek yang terbakar bervariasi, mulai dari rumah warga, gedung sekolah, lahan, tumpukan sampah, hingga pastori dan kompleks sekolah GMIM.
Kebakaran terjadi di sejumlah kecamatan, seperti Maesa, Ranowulu, Matuari, Bitung Timur, hingga Aertembaga, dengan penyebab didominasi kelalaian manusia dan korsleting listrik.
Beberapa kejadian menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit, bahkan mencapai miliaran rupiah beruntung tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.
Berdasarkan laporan yang diterima wartawan Tribunmanado.co.id, Indri Panigoro dari Plt Kepala Kadis Damkar dan Penyelamatan Bitung, Forsman Dandel via WhatsApp, Jumat 2 Januari 2026, damkar harus mengerahkan lebih dari satu armada dan regu gabungan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain.
Berikut daftar kebakaran yang terjadi di Kota Bitung dalam sepekan di penghujung akhir tahun 2025.
Lokasi: TPS Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa
Waktu: 04.00 WITA
Penyebab: Pembakaran sampah oleh warga
Unit: Armada C01
Keterangan: Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 10 menit.
Lokasi: SDN Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu
Waktu: 15.25 WITA
Penyebab: Korsleting listrik
Kerugian: Kurang lebih Rp 250 juta
Unit: Armada C01 dan C02
Keterangan: Api padam setelah proses pemadaman dan pendinginan hingga malam hari.
Lokasi: Kelurahan Kado’odan
Waktu: 18.54 WITA
Penyebab: Kelalaian
Unit: Armada C01 dan Damtor
Keterangan: Api berhasil dikendalikan sebelum meluas.
Lokasi: Perumahan Maknolia, Kelurahan Danowudu, Kecamatan Ranowulu
Pemilik: Keluarga Tangkilisan–Lakesianan
Waktu: 07.43 WITA
Penyebab: Kelalaian
Kerugian: Kurang lebih Rp 50 juta
Unit: Armada C01, C02, C03
Lokasi: Sirkuit Sagerat dan dekat Polsek Matuari
Waktu: 15.29 WITA
Penyebab: Kelalaian
Unit: Armada C03
Keterangan: Petugas menemukan titik api tambahan saat pengisian air.
Lokasi: Kompleks Sari Kelapa, Kelurahan Bitung Timur
Pemilik: Keluarga Bungkaes Tulung
Rumah terdampak: 3 unit
Waktu: 23.52 WITA
Kerugian: Kurang lebih Rp 100 juta
Unit: Armada C01, C02, C03, dan 2002
Lokasi: Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari (belakang PT Indo Mina Gracia)
Waktu: 12.19 WITA
Penyebab: Kelalaian
Unit: Armada C02
Keterangan: Api sudah padam saat petugas tiba, dibantu pihak perusahaan.
Lokasi: SD GMIM 1 Aertembaga, SMP Kristen Aertembaga, dan Pastori GMIM Imanuel
Waktu: 22.44 WITA
Kerugian: Kurang lebih Rp 1 miliar
Unit: Armada C01, C02, C03, 2002, dan Damtor
Keterangan: Pemadaman berlangsung hingga dini hari 1 Januari 2026.
Plt Kadis Damkar dan Penyelamatan Bitun Forsman Dandel menjelaskan bahwa sebagian besar kejadian kebakaran yang terjadi dalam sepekan terakhir dipicu oleh kelalaian masyarakat.
“Beberapa kejadian kebakaran disebabkan oleh aktivitas membakar sampah dan alang-alang yang tidak diawasi. Api kemudian membesar dan merambat hingga mendekati bahkan mengancam kawasan permukiman warga,” kata Forsman, Jumat (2/1/2026).
Selain itu, terdapat pula kejadian kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik, seperti yang terjadi di kawasan Sari Kelapa, Bitung Timur. Sementara untuk kebakaran SDN Pinasungkulan serta kompleks SD GMIM Imanuel Aertembaga, pihak Damkar telah berkoordinasi dan menyerahkan penanganan lanjutan kepada pihak Kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah atau alang-alang sembarangan, memastikan instalasi listrik aman dan sesuai standar, serta segera melaporkan jika melihat potensi atau kejadian kebakaran. Pencegahan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya. (Ind)