Dalam Sepekan Ada 8 Kebakaran Terjadi di Kota Bitung: Mulai dari Rumah, Sekolah hingga Pastori GMIM
January 02, 2026 02:32 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Deretan peristiwa kebakaran melanda Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) dalam sepekan terakhir 25-31 Desember 2025.

Sedikitnya delapan kejadian kebakaran tercatat oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bitung, dengan objek yang terbakar bervariasi, mulai dari rumah warga, gedung sekolah, lahan, tumpukan sampah, hingga pastori dan kompleks sekolah GMIM.

Kebakaran terjadi di sejumlah kecamatan, seperti Maesa, Ranowulu, Matuari, Bitung Timur, hingga Aertembaga, dengan penyebab didominasi kelalaian manusia dan korsleting listrik.

Beberapa kejadian menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit, bahkan mencapai miliaran rupiah beruntung tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.

Berdasarkan laporan yang diterima wartawan Tribunmanado.co.id, Indri Panigoro dari Plt Kepala Kadis Damkar dan Penyelamatan Bitung, Forsman Dandel via WhatsApp, Jumat 2 Januari 2026, damkar harus mengerahkan lebih dari satu armada dan regu gabungan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain. 

Berikut daftar kebakaran yang terjadi di Kota Bitung dalam sepekan di penghujung akhir tahun 2025.

1. Kamis, 25 Desember 2025 – Kebakaran Tumpukan Sampah

Lokasi: TPS Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa

Waktu: 04.00 WITA

Penyebab: Pembakaran sampah oleh warga

Unit: Armada C01

Keterangan: Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 10 menit.

2. Kamis, 25 Desember 2025 – Kebakaran Gedung Sekolah

Lokasi: SDN Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu

Waktu: 15.25 WITA

Penyebab: Korsleting listrik

Kerugian: Kurang lebih Rp 250 juta

Unit: Armada C01 dan C02

Keterangan: Api padam setelah proses pemadaman dan pendinginan hingga malam hari.

3. Jumat, 26 Desember 2025 – Kebakaran Alang-alang

Lokasi: Kelurahan Kado’odan

Waktu: 18.54 WITA

Penyebab: Kelalaian

Unit: Armada C01 dan Damtor

Keterangan: Api berhasil dikendalikan sebelum meluas.

4. Sabtu, 27 Desember 2025 – Kebakaran Rumah

Lokasi: Perumahan Maknolia, Kelurahan Danowudu, Kecamatan Ranowulu

Pemilik: Keluarga Tangkilisan–Lakesianan

Waktu: 07.43 WITA

Penyebab: Kelalaian

Kerugian: Kurang lebih Rp 50 juta

Unit: Armada C01, C02, C03

5. Minggu, 28 Desember 2025 – Kebakaran Alang-alang & Tempat Sampah

Lokasi: Sirkuit Sagerat dan dekat Polsek Matuari

Waktu: 15.29 WITA

Penyebab: Kelalaian

Unit: Armada C03

Keterangan: Petugas menemukan titik api tambahan saat pengisian air.

6. Selasa, 30 Desember 2025 – Kebakaran Rumah Warga

Lokasi: Kompleks Sari Kelapa, Kelurahan Bitung Timur

Pemilik: Keluarga Bungkaes Tulung

Rumah terdampak: 3 unit

Waktu: 23.52 WITA

Kerugian: Kurang lebih Rp 100 juta

Unit: Armada C01, C02, C03, dan 2002

7. Rabu, 31 Desember 2025 – Kebakaran Lahan

Lokasi: Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari (belakang PT Indo Mina Gracia)

Waktu: 12.19 WITA

Penyebab: Kelalaian

Unit: Armada C02

Keterangan: Api sudah padam saat petugas tiba, dibantu pihak perusahaan.

8. Rabu, 31 Desember 2025 – Kebakaran Gedung Sekolah dan Pastori GMIM

Lokasi: SD GMIM 1 Aertembaga, SMP Kristen Aertembaga, dan Pastori GMIM Imanuel

Waktu: 22.44 WITA

Kerugian: Kurang lebih Rp 1 miliar

Unit: Armada C01, C02, C03, 2002, dan Damtor

Keterangan: Pemadaman berlangsung hingga dini hari 1 Januari 2026.

Plt Kadis Damkar dan Penyelamatan Bitun Forsman Dandel menjelaskan bahwa sebagian besar kejadian kebakaran yang terjadi dalam sepekan terakhir dipicu oleh kelalaian masyarakat.

“Beberapa kejadian kebakaran disebabkan oleh aktivitas membakar sampah dan alang-alang yang tidak diawasi. Api kemudian membesar dan merambat hingga mendekati bahkan mengancam kawasan permukiman warga,” kata Forsman, Jumat (2/1/2026).

Selain itu, terdapat pula kejadian kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik, seperti yang terjadi di kawasan Sari Kelapa, Bitung Timur. Sementara untuk kebakaran SDN Pinasungkulan serta kompleks SD GMIM Imanuel Aertembaga, pihak Damkar telah berkoordinasi dan menyerahkan penanganan lanjutan kepada pihak Kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah atau alang-alang sembarangan, memastikan instalasi listrik aman dan sesuai standar, serta segera melaporkan jika melihat potensi atau kejadian kebakaran. Pencegahan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya. (Ind)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.