Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-208 Tahun 2026 yang berlangsung di Monumen Martha Christina Tiahahu, Kelurahan Karang Panjang, Kota Ambon, Jumat (2/1/2026).
Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Meneladani Perjuangan Martha Christina Tiahahu untuk Membangun Nasionalisme Generasi Muda Maluku.”
Baca juga: Harga Bawang Merah di Pasar Binaiya Masohi Naik 36 Persen, Tembus Rp. 70 Ribu per Kilo
Baca juga: Awal Tahun 2026, Harga Kacang Tanah di Pasar Binaiya Masohi Capai Rp. 60 Ribu per Kilo
Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menekankan dua pesan penting dari keteladanan Pahlawan Perempuan Maluku tersebut kepada generasi muda saat ini.
Pertama, usia muda bukanlah masa untuk dihabiskan dengan hidup berfoya-foya atau bersikap hedonis, melainkan masa emas untuk menunjukkan peran, prestasi, dan eksistensi diri dalam membangun masyarakat, bangsa, dan negara.
Kedua, perjuangan Martha Christina Tiahahu membuktikan bahwa perempuan Maluku tidak bisa dipandang remeh.
Perempuan Maluku, baik sebagai individu maupun warga negara, memiliki hak, kewajiban, dan kesempatan yang sama dengan kaum pria dalam pembangunan.
“Perempuan Maluku merupakan sumber daya insan pembangunan yang memiliki peran strategis,” ujarnya dalam rilis yang diterima TribunAmbon.com.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda Maluku, guna melahirkan generasi unggul yang cerdas, berkualitas, serta kuat secara intelektual dan spiritual.
“Pemerintah Provinsi Maluku akan terus mendukung pengembangan kualitas SDM generasi muda Maluku,” tegasnya.
Usai upacara, Gubernur Maluku bersama unsur pimpinan lainnya melakukan peletakan karangan bunga di depan patung Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu.
Pada momentum yang sama, rangkaian kegiatan juga dilaksanakan di Lapangan Kodam IX Pattimura Ambon dengan prosesi tabur bunga di laut, tepatnya di depan dermaga kapal.
Upacara ini menjadi momentum untuk mengenang patriotisme dan semangat juang Martha Christina Tiahahu sebagai warisan abadi bagi generasi muda Maluku.
Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Maluku, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku, Wali Kota Ambon, pimpinan instansi vertikal, unsur sipil dan militer, organisasi perempuan, serta ahli waris Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu.
Turut hadir pimpinan umat beragama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, para peserta upacara, dan jurnalis.(*)