TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Tawuran antarwarga terjadi di underpass Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026).
Aksi tawuran itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan berlansung sekitar 10 menit.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih mengatakan, tawuran tersebut melibatkan warga dari Gang Tuyul RW 04 Manggarai dan warga Magasen di RW 12 Manggarai.
"Awal mula kejadian terdengar suara petasan di terowongan Manggarai," kata Murodih kepada wartawan.
Dua kelompok warga yang terlibat tawuran saling menyerang menggunakan petasan dan melempar batu.
Murodih mengungkapkan, warga yang terlibat aksi tawuran ini diperkirakan berjumlah 20 orang.
Tawuran berhasil dibubarkan setelah polisi yang tiba di lokasi kejadian menembakkan gas air mata.
"Untuk saat ini tidak ada korban luka-luka ataupun korban jiwa," ungkap Murodih.
Ini merupakan aksi tawuran kedua yang terjadi selama dua hari berturut-turut sejak Kamis (1/1/2026).
Saat ini, polisi masih berjaga di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengantipasi aksi tawuran kembali terulang.
“Tawuran ini adalah persoalan yang sekarang terus terang masih sering terjadi," ucapnya di Balai Kota Jakarta, Jumat (15/8/2025).
"Memang ada beberapa tawuran itu semacam sengaja diviralkan, dibuat videonya, dibuat kontennya,” sambungnya.
Oleh karena itu, Pramono mengaku sudah meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk berkoordinasi aparat penegak hukum menindak orang-orang itu.
Menurutnya, sanksi tegas harus diberikan untuk memberikan efek jera kepada para remaja yang doyan tawuran demi konten.
“Kami dengan Satpol PP dan tentunya aparat penegak hukum, siapapun yang melakukan, mengkontenkan ini tentunya harus kami cari bersama-sama dan harus diambil tindakan,” ujarnya.