Jakarta (ANTARA) - PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat 145.855 orang mengunjungi Blok M Hub, Jakarta Selatan pada pergantian malam tahun baru atau selama periode 31 Desember 2025 - 1 Januari 2026.
"Tercatat 145.855 orang mengunjungi Blok M Hub selama periode 31 Desember 2025 - 1 Januari 2026," kata Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo di Jakarta, Jumat.
MRT Jakarta menghadirkan ruang-ruang terbuka publik yang aman dan nyaman di sekitar stasiun dan juga telah menjadi salah satu tujuan perjalanan saat liburan, seperti Blok M Hub.
Oleh karena itu, diimbau warga juga memanfaatkan transportasi publik daripada kendaraan pribadi. Terlebih, adanya penerapan tarif Rp1 untuk menambah minat menggunakan MRT.
"Ketertarikan ini mendorong peningkatan angka keterangkutan transportasi publik, khususnya MRT Jakarta," ucapnya.
Selama dua hari tersebut, MRT Jakarta juga melakukan perubahan pola operasional yaitu beroperasi hingga pukul 02.00 WIB pada Kamis (1/1) untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang menghadiri sejumlah kegiatan di sepanjang jalur MRT Jakarta.
Selain melakukan penyesuaian jadwal operasional dan tarif, MRT Jakarta juga melakukan sejumlah persiapan dan mitigasi terkait pengelolaan lonjakan pelanggan (crowd management) seperti penambahan personel, stok kartu, dan alat pembaca kartu di stasiun.
Pengembangan kawasan di sekitar stasiun dengan prinsip transit dan inklusif kini menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk datang dan menikmati kota.
Suku Dinas (Sudin) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Selatan memastikan warga tetap antusias merayakan malam tahun baru di Blok M meski digelar secara sederhana.
Konsep malam tahun baru tersebut sudah mengikuti arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yakni dilaksanakan secara sederhana dan tanpa kembang api.
Selain itu, ada pula penggalangan dana bagi warga yang terdampak bencana di Sumatera, yang bertajuk "From Jakarta with Love" melalui Baznas Bazis DKI atau Jakarta Selatan.







