SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan peran ulama pondok pesantren dan Umara sebagai pilar kekuatan Jawa Timur.
Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Khotmil Quran dan Istighotsah Kubro ke-10 Yayasan Mabin An-Nahdliyah Langitan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jumat (2/1/2026).
“Panjenengan semua, ustadz ustadzah dan guru-guru TPQ An-Nahdliyah Langitan, In Syaa Allah akan jadi pilar kekuatan dunia akhirat. Alhamdulillah, kita bersyukur karena Jawa Timur dikuati oleh pesantren dan oleh para ulama,” tegas Khofifah.
“Jawa Timur, Alhamdulillah, selalu dijaga dari berbagai hal dan dikuatkan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan Al-Quran. Sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkan In Syaa Allah, panjenengan telah mengikuti jejak-jejak ini,” lanjutnya.
Gubernur Khofifah menyampaikan, Langitan telah lama menjadi pusat kepondokpesantrenan di Jawa Timur.
Bahkan Presiden RI Ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur disebutnya sering berbicara tentang pengasuh generasi keenam Pondok Pesantren Langitan, KH Abdullah Faqih yang dikenal sebagai Kyai Khos NU.
“Gus Dur sangat sering menyebut Kyai Khos dan kemudian episentrumnya ada di Langitan. Saya rasa, kita semua rindu beliau karena sering menjadi referensi jika ada masalah-masalah. Baik masalah kebangsaan, kenegaraan, maupun keumatan,” terangnya.
Ia mengatakan, kehadiran ulama dan pondok pesantren senantiasa memberikan cahaya untuk Jawa Timur.
Cahaya ini diperkuat dengan cerita seorang tokoh ulama terkemuka dari Universitas Al-Azhar Mesir, Syaikh Muhammad Abdusshomad Mehanna.
Guru Besar Universitas Al-Azhar yang biasa disapa Syaikh Mehanna itu pernah dicari oleh muridnya yang berasal dari Amerika.
Dari Amerika, muridnya singgah dulu ke Istanbul untuk berziarah ke Syaikh Jalaluddin Rumi dan malamnya, Syaikh Rumi datang.
Ditanya sedang mencari siapa. Ketika dijawab mencari gurunya Syaikh Mehanna, Syaikh Rumi menjelaskan kalau Syaikh Mehanna ada Indonesia di bagian Timur.
Daerah yang penuh cahaya dan penuh barokah. Hal ini disampaikan Syech Mehanna kepada Khofifah.
Ternyata daerah yang dimaksud adalah Jawa Timur mengingat Syaikh Mehanna sedang berada di Jawa Timur.
Untuk itu, mantan Menteri Sosial RI itu mengajak masyarakat agar senantiasa mendoakan para ulama sebagai pilar penguat Islam dan menata kehidupan masyarakat.
“Mudah-mudahan kita semua mendapatkan kemudahan dalam menjalankan berbagai tugas. Kami juga mohon doa turunnya rahmat dan ridha Allah SWT pada proses pembangunan di Jawa Timur. Mudah-mudahan kemanfaatan bisa lebih besar dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Khofifah. *****