Dua Tragedi Sekeluarga Tewas: Situbondo Diduga Dibunuh, Jakarta Utara Berbusa & Melepuh Misterius
January 02, 2026 10:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua tragedi keluarga tewas mengguncang publik Indonesia di penghujung 2025 hingga awal 2026.

Di Situbondo, Jawa Timur, sepasang suami istri dan anaknya ditemukan meninggal dengan dugaan pembunuhan. Sementara di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, tiga orang sekeluarga diduga tewas karena keracunan dengan kondisi jasad berbusa dan melepuh.

Kedua kasus ini menimbulkan pertanyaan besar tentang keamanan keluarga dan misteri penyebab kematian.

Luka Sayatan di Leher

Peristiwa pertama terjadi pada Minggu (28/12/2025) di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.

Tiga korban, yakni MH (58), istrinya SS (38), dan anaknya UR (18), ditemukan meninggal di dalam rumah dengan posisi berbeda:

  • MH (58) ditemukan di area kamar mandi dapur dengan luka sayatan di leher.
  • SS (38) dan UR (18) ditemukan di kamar tidur dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, rentang waktu kematian ketiga korban diperkirakan terjadi antara pukul 01.00 hingga 05.00 WIB dini hari, Minggu (28/12/2025).

Pada saat itu, lingkungan sekitar rumah korban dalam keadaan sepi karena sebagian besar warga sedang tertidur, sehingga tidak ada kecurigaan dari tetangga. Jasad baru ditemukan pada Minggu pagi.

SATU KELUARGA TEWAS — Warga berkerumun saat polisi mengamankan TKP setelah penemuan jasad satu keluarga diduga korban pembunuhan di rumah mereka, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (28/12/2025).
SATU KELUARGA TEWAS — Warga berkerumun saat polisi mengamankan TKP setelah penemuan jasad satu keluarga diduga korban pembunuhan di rumah mereka, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (28/12/2025). (Tribunjatim.com)

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, menegaskan: “Benar, petugas menemukan tiga orang dalam kondisi meninggal dunia. Ketiganya merupakan satu keluarga.”

Ia menjelaskan bahwa dua korban perempuan ditemukan di kamar, sementara satu korban laki-laki ditemukan di kamar mandi dapur dengan luka di leher.

Polisi juga menemukan sebilah pisau di lokasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Meski demikian, seluruh temuan itu masih dalam proses penyelidikan. Untuk memastikan penyebab pasti kematian dan jenis luka, kami masih menunggu hasil autopsi dari RSUD Abdoer Rahem Situbondo.

Paman korban, Pangki, mengatakan ia mengetahui kejadian itu setelah dihubungi tetangga sekitar pukul 07.30 WIB.

“Informasinya dibunuh ayah tirinya,” ujarnya saat menunggu di ruang jenazah RSUD Abdoer Rahem Situbondo.

Baca juga: Ada Simbol Misterius di Surat Ancaman, DJ Donny Jadi Target Teror

Misteri Jasad Berbusa & Melepuh

Tragedi kedua terjadi pada Jumat (2/1/2026) di rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII, RT 006/RW 010, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tiga orang sekeluarga ditemukan tewas, sementara satu anggota keluarga lainnya selamat.

Posisi dan kondisi jasad saat ditemukan:

  • Siti Solihah (50) ditemukan di ruang tamu dengan mulut berbusa.
  • Afiah Al Adilah Jamaludin (27) ditemukan di kamar tidur dengan tubuh melepuh.
  • Adnan Al Abrar Jamaludin (13) ditemukan di lantai dekat dapur dengan tubuh melepuh dan mulut berbusa.

Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara, Iptu Seno Adji, saat ditemui wartawan di lokasi pada Jumat sore, mengatakan: “Secara kasatmata, ada kondisi tubuh melepuh. Di sekitar tubuh saja”. 

Ia menambahkan bahwa seluruh jasad mengalami kondisi serupa.

“Untuk lebih dalamnya, yang bisa menjawab nanti lebih dari itu. Hanya yang di jenazah saja (tubuh melepuh),” tutupnya.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi, pada Sabtu (3/1/2026) menegaskan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan intensif.

Polisi juga menemukan minuman teh di lokasi yang kini diperiksa di laboratorium forensik.

Reaksi Warga

Dua tragedi ini menimbulkan keguncangan di masyarakat. Warga Warakas mengaku takut dan trauma setelah menyaksikan kondisi jasad yang tidak biasa.

Di Situbondo, warga desa Demung juga masih terkejut dengan dugaan pembunuhan yang menimpa satu keluarga.

Publik menunggu hasil otopsi dan penyelidikan polisi untuk mengungkap kebenaran di balik dua peristiwa ini.

Dua keluarga tewas ini bukan sekadar kriminal biasa. Situbondo diduga pembunuhan, Jakarta Utara misteri jasad berbusa dan melepuh. Tragedi ini jadi alarm serius soal keamanan keluarga dan pentingnya investigasi mendalam. (Tribunnews.com/TribunJatim.com/TribunJakarta.com/Kompas Tv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.