Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Tim SAR gabungan menuntaskan proses evakuasi korban TPT ambrol di Kampung Salam Kuning, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Pada Jumat (2/1/2026) pukul 19.09 WIB, jenazah terakhir korban longsor berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Dengan demikian, total empat korban meninggal dunia telah seluruhnya dievakuasi.
Menurut pantauan TribunJabar.id di lokasi, proses evakuasi berlangsung hingga malam hari dengan kondisi pencahayaan yang terbatas. Tim SAR gabungan mengandalkan lampu darurat untuk menerangi area pencarian.
Sejumlah petugas terlihat menggunakan head lamp dan senter guna memastikan proses evakuasi berjalan aman dan maksimal.
Semua jenazah dievakuasi secara bertahap dan diangkut setelah dimasukkan ke dalam kantong jenazah. Proses tersebut dilakukan dengan pengamanan ketat mengingat kondisi medan yang masih rawan serta untuk menjaga keselamatan petugas di lapangan.
Dengan berhasilnya evakuasi jenazah terakhir, proses evakuasi korban longsor Cisempur telah tuntas. Aparat gabungan juga memastikan area evakuasi dan titik utama kejadian tetap steril dari warga yang tidak berkepentingan.
Baca juga: 2 Jenazah Korban Longsor Cisempur Sumedang Dievakuasi, Tim SAR Pastikan Evakuasi Tuntas Hari Ini
Baca juga: Daftar Identitas Korban Selamat dan Meninggal Akibat Tebing Longsor di Cisempur Sumedang
Selama proses evakuasi berlangsung, petugas kepolisian memasang garis pembatas dan melarang masyarakat mendekat ke lokasi kejadian. Peliputan media dilakukan dari luar garis polisi demi menjaga keamanan dan kelancaran operasi SAR.
Tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi satu jenazah korban dalam peristiwa ambrolnya Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Jenazah tersebut berhasil dievakuasi pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 18.50 WIB. Dengan tambahan evakuasi tersebut, total tiga jenazah korban longsor telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Sementara itu, satu jenazah lainnya masih tertimbun material tanah dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Proses pencarian beralangsung cepat dengan kerja sama solid Tim Gabungan Kantor SAR Bandung, Polri, TNI, dan relawan.
Proses evakuasi dilakukan secara manual karena keterbatasan akses dan kondisi medan di lokasi kejadian yang berada di kawasan perbukitan. Selain itu, tim SAR tetap mewaspadai potensi longsor susulan mengingat kondisi tanah yang labil.