Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Tim evakuasi kembali berhasil menyelamatkan satu orang korban longsor tebing di Kampung Salam Kuning RW 01 Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Korban tertimbun hampir 2 jam di bawah longsoran material tanah.
Dengan demikian, dari total enam pekerja yang sempat tertimbun material longsoran, dua orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara empat lainnya masih dalam pencarian.
Korban selamat tersebut berhasil dievakuasi setelah satu pekerja lebih dulu diselamatkan sesaat setelah kejadian. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tim gabungan.
Peristiwa longsor terjadi pada Jumat (2/1/2026) siang di lokasi proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang rencananya akan digunakan sebagai fasilitas olahraga berupa lapangan minisoccer. Tebing di area dataran tinggi tersebut ambrol dan mengubur enam pekerja yang sedang beraktivitas di lokasi.
Hingga sore hari, proses pencarian terhadap empat korban lainnya masih terus dilakukan. Namun, upaya evakuasi menghadapi sejumlah kendala, salah satunya kondisi cuaca.
Kawasan Cisempur diguyur hujan dengan intensitas deras sejak siang menjelang sore, sehingga meningkatkan risiko longsor susulan dan memperlambat proses penggalian.
Lahan proyek di Kampung Salam Kuning RW 01 Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang tebingnya ambrol hingga menimbun enam pekerja, rencananya akan dibangun fasilitas olahraga. Tempat olah raga itu menurut informasi berupa lapangan minisoccer.
Baca juga: Lahan di Cisempur yang Tebingnya Ambrol Timbun 6 Pekerja Rencananya Dibangun Lapangan Minisoccer
Baca juga: Hujan Deras Guyur Lokasi Longsor Cisempur Sumedang, Proses Evakuasi Terkendala
Sebuah tebing ambrol mengubur enam orang pekerja yang sedang mengerjakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT). Beruntung satu di antara mereka berhsail dievakuasi segera dan selamat.
Peristiwa ini terjadi di RW 01 Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026) siang hari. Satu orang korban yang selamat itu diselamatkan oleh warga setempat dan rekannya sesama pekerja proyek.
Saat ini lima orang diduga masih tertimbun tanah di sekitar lokasi ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mereka merupaan pekerja dalam proyek di dataran tinggi tersebut.
Ketua RW 01 Desa Cisempur, Utar mengatakan, proyek yang tengah dikerjakan para korban merupakan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sebagai bagian dari persiapan fasilitas olahraga di kawasan tersebut.
Utar menyebutkan, proyek tersebut telah berjalan sekitar dua hingga tiga bulan. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara detail teknis pekerjaan maupun pihak pengelola proyek.
“Sudah lama di sini, sekitar dua sampai tiga bulanan pengerjaannya,” katanya. (*)