TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal mengatakan saat ini beberapa wilayah di Riau terdampak oleh tingginya curah hujan.
Kondisi tersebut menyebabkan beberapa wilayah terencana air. Kepada Tribunpekanbaru.com, Edy mengatakan, wilayah di Riau yang terdampak banjir yakni, Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis dan Kota Pekanbaru.
"Kondisi tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari belakangan ini," ungkap Edy dalam pesannya kepada Tribunpekanbaru.com, Sabtu (3/1/2026).
Dari catatan BPBD Riau dua daerah yang terdampak cukup signifikan adalah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak..
Di Kabupaten Bengkalis, banjir terjadi di lima titik yang tersebar di lima desa.
Baca juga: Banjir Lima Lokasi di Kota Pekanbaru Sudah Berangsur Surut Sejak Jumat Malam
Akibatnya, sebanyak 234 kepala keluarga terdampak, dengan 11 kepala keluarga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Ketinggian genangan air bervariasi antara 10 hingga 30 sentimeter.
Saat ini, kondisi banjir di wilayah tersebut dilaporkan mulai surut.
Sementara itu, banjir juga melanda Kabupaten Siak.
Tercatat tiga titik banjir di tiga desa, dengan total 30 kepala keluarga terdampak.
Dari jumlah tersebut, 25 kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat genangan air yang cukup tinggi, berkisar antara 20 hingga 40 sentimeter.
Sejumlah lokasi di Kabupaten Siak juga mulai menunjukkan penurunan tinggi air.
Sedangkan di Kota Pekanbaru banjir ada lima lokasi pemukiman warga terdampak banjir pasca hujan deras melanda Kota Pekanbaru, Jumat (2/1/2026).
Kondisinya saat ini sudah surut sehingga tidak ada warga yang mengungsi.
Informasi Tribunpekanbaru.com, ketinggian banjir yang melanda pemukiman mencapai 30 centimeter.
Banjir dengan ketinggian hampir setengah meter sempat terjadi di pemukiman sekitar Jalan Arwana, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai.
Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau bersama pemerintah kabupaten setempat telah melakukan berbagai langkah penanganan darurat.
Upaya yang dilakukan antara lain mengevakuasi warga terdampak serta mendirikan tenda untuk lokasi pengungsian sementara.
Selain itu juga menyalurkan bantuan logistik dan membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Untuk mempercepat surutnya air, pembersihan kanal dilakukan dengan menggunakan alat berat.
Koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perusahaan-perusahaan yang berada di sekitar lokasi terdampak banjir.
BPBDPK Provinsi Riau mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat curah hujan masih cukup tinggi di sejumlah wilayah.
Sementara itu Informasi dari BMKG Pekanbaru update Sabtu 3 Januari 2026, Pagi hari udara kabur dan cerah Berawan.
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan dan Indragiri Hulu.
Siang hari cerah berawan.
Sore - malam hari, cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis dan Siak
Prakiraan gelombang laut, gelombang di wilayah Perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.5 – 1.25 meter (rendah).
(Tribunpekanbaru.com/Budi Rahmat)