Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Zulkarnaini resmi mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Barat Daya (Abdya) masa bakti 2026–2029.
Pendaftaran tersebut berlangsung pada Senin (5/1/2026) malam, di Sekretariat KONI Abdya, Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie.
Ia diantar dan didampingi oleh sejumlah anggota tim pemenangan.
Saat mendaftar, Zulkarnaini membawa dukungan 23 cabang olahraga (cabor) dari total 24 cabor yang aktif di bawah KONI Abdya.
Berkas pendaftaran Zulkarnain diterima langsung oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua Umum (Caketum) KONI Abdya yang terdiri dari Jiwa Sagara, SM Rizka Nazarullah, Helmi, dan Wisman.
Dalam proses pendaftaran tersebut, TPP menyatakan, bahwa seluruh dokumen administrasi yang diserahkan telah diterima untuk selanjutnya dilakukan proses verifikasi sesuai ketentuan organisasi.
Baca juga: Zulkarnaini Siap Maju Calon Ketua KONI Abdya, Futsal Beri Dukungan Penuh
Berdasarkan data yang disampaikan Tim Penjaringan, dari 24 cabor aktif yang terdaftar dan memiliki hak suara di KONI Abdya, sebanyak 23 cabor telah menyatakan dukungan kepada Zulkarnaini.
Jumlah tersebut dinilai telah melampaui syarat minimal dukungan yang ditetapkan, yakni 30 persen dari total cabor pemilik suara.
Meski demikian, pihak TPP menegaskan, bahwa seluruh dukungan tersebut tetap akan melalui tahapan verifikasi administrasi sebelum ditetapkan secara resmi.
“Dukungan yang masuk akan diverifikasi kembali untuk memastikan keabsahan administrasi dan keaktifan cabor,” ujar Jiwa Sagara.
Dengan konfigurasi dukungan yang ada, Zulkarnaini menjadi satu-satunya figur yang memenuhi syarat pencalonan hingga batas akhir pendaftaran pada 5 Januari 2026.
Kondisi ini sekaligus memperkuat peluangnya untuk terpilih secara aklamasi pada Musorkablub yang akan dilaksanakan pada 8 Januari 2026.
Baca juga: Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Abdya Resmi Dibuka, Ini Syaratnya
Jiwa Sagara menjelaskan, bahwa peserta Musorkablub KONI Abdya telah ditetapkan berdasarkan hasil kesepakatan dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI sebelumnya.
Dalam kesepakatan tersebut, urai Jiwa Sagara, hanya cabor yang masih aktif dan terdaftar secara resmi di KONI Abdya yang berhak mengikuti Musorkablub.
Ia menegaskan, bahwa data keaktifan cabor akan menjadi perhatian serius panitia, dan akan diverifikasi sebelum Musorkablub dilaksanakan.
“Hanya cabor yang memenuhi syarat administratif dan terbukti aktif yang dapat mengikuti Musorkablub,” terang dia.
“Ini penting agar forum berjalan sah dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun organisatoris di kemudian hari,” tegasnya.
Langkah pembatasan tersebut, dinilai sebagai upaya menjaga legitimasi keputusan Musorkablub.
Baca juga: Musorkablub KONI Abdya Bakal Digelar Awal Januari 2026
Sekaligus memastikan kepemimpinan KONI Abdya ke depan benar-benar lahir dari proses yang sesuai aturan organisasi.(*)