TRIBUNMANADO.CO.ID - BMKG Stasiun Maritim Bitung mengeluarkan potensi cuaca ekstrem untuk wilayah Sulawesi Utara (Sulut).
Secara khusus, adanya potensi angin kencang dan gelombang tinggi di Perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya selang Rabu hingga Sabtu, 7-10 Januari 2026.
"Dalam beberapa hari ke depan akan terjadi angin kencang dan gelombang tinggi di perairan Sulawesi Utara," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror, Rabu 7 Januari 2026.
Katanya, fenomena ini karena adanya fase Perigee (Jarak terdekat dari Bulan) sehingga meningkatkan ketinggian air laut pasang maksimum.
Adapun potensi kecepatan angin rata-rata tiga hari ke depan mencapai 8-20 knot yang bergerak dari arah barat laut.
"Secara umum tinggi gelombang signifikan di kisaran 1,25 meter hingga 2, 5 meter," ungkapnya.
Selain itu, ada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di perairan Sulut.
Karena itu, BMKG Maritim mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut berhati-hati.
Secara khusus, kapal nelayan agar waspada untuk kecepatan angin 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.
Sedangkan kapal tongkang, waspada dengan kecepatan 16 knot dengan tinggi gelombang lebih dari 1,5 meter.
"Masyarakat diimbau tetap waspada karena hujan dan angin dapat memicu potensi cuaca ekstrem," ujarnya lagi.
Bagi nelayan dan pengguna transportasi laut dapat memantau perkembangan cuaca maritim.
Masyarakat dapat mengakses informasi cuaca melalui Instagram BMKG Stasiun Maritim Bitung @infoBMKG dan @stamarbitung.
Boleh juga melalui website www.maritim.bmkg.go.id atau telp/SMS/WA 082143630438.
(TribunManado.co.id/Ndo)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK