Bawa 23 Dukungan Cabor, Zulkarnaini Resmi Mendaftar Sebagai Ketua KONI Abdya
January 06, 2026 12:33 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia  Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Zulkarnaini resmi mendaftar sebagai bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh Barat Daya (Abdya) masa bakti 2026–2029. 

Pendaftaran tersebut berlangsung pada Senin malam (5/1/2026) di Sekretariat KONI Abdya, Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie.

Ia diantar dan didampingi oleh tim pemenangan. Saat mendaftar, Zulkarnaini membawa dukungan 23 Cabang Olahraga (Cabor) dari total 24 Cabor yang aktif di bawah KONI Abdya.

Berkas pendaftaran Zulkarnain diterima langsung oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua Umum (Caketum) KONI Abdya yang terdiri dari Jiwa Sagara, SM Rizka Nazarullah, Helmi, dan Wisman.

Dalam proses pendaftaran tersebut, TPP menyatakan bahwa seluruh dokumen administrasi yang diserahkan telah diterima untuk selanjutnya dilakukan proses verifikasi sesuai ketentuan organisasi.

Berdasarkan data yang disampaikan Tim Penjaringan, dari 24 Cabor aktif yang terdaftar dan memiliki hak suara di KONI Abdya, sebanyak 23 Cabor telah menyatakan dukungan kepada Zulkarnaini.

Jumlah tersebut dinilai telah melampaui syarat minimal dukungan yang ditetapkan, yakni 30 persen dari total Cabor pemilik suara.

Meski demikian, pihak TPP menegaskan bahwa seluruh dukungan tersebut tetap akan melalui tahapan verifikasi administrasi sebelum ditetapkan secara resmi.

“Dukungan yang masuk akan diverifikasi kembali untuk memastikan keabsahan administrasi dan keaktifan cabor,” ujar Jiwa Sagara.

Baca juga: Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Abdya Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Dengan konfigurasi dukungan yang ada, Zulkarnaini menjadi satu-satunya figur yang memenuhi syarat pencalonan hingga batas akhir pendaftaran, pada 5 Januari 2026.

Kondisi ini sekaligus memperkuat peluangnya untuk terpilih secara aklamasi pada Musorkablub yang akan dilaksanakan pada, 8 Januari 2026.

Jiwa Sagara menjelaskan bahwa peserta Musorkablub KONI Abdya telah ditetapkan berdasarkan hasil kesepakatan dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI sebelumnya. 

Dalam kesepakatan tersebut, kata Jiwa, hanya Cabor yang masih aktif dan terdaftar secara resmi di KONI Abdya yang berhak mengikuti Musorkablub.

Ia menegaskan bahwa data keaktifan Cabor akan menjadi perhatian serius panitia, dan akan diverifikasi sebelum Musorkablub dilaksanakan.

“Hanya cabor yang memenuhi syarat administratif dan terbukti aktif yang dapat mengikuti Musorkablub. Ini penting agar forum berjalan sah dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun organisatoris di kemudian hari,” tegasnya.

Langkah pembatasan tersebut, dinilai sebagai upaya menjaga legitimasi keputusan Musorkablub sekaligus memastikan kepemimpinan KONI Abdya ke depan benar-benar lahir dari proses yang sesuai aturan organisasi. (*)

Baca juga: Zulkarnaini Siap Maju Calon Ketua KONI Abdya, Futsal Beri Dukungan Penuh


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.