Tolak Tambang Ilegal di Lahan Sendiri, Lansia Pasaman Diduga Jadi Korban Kekerasan PETI
January 07, 2026 12:11 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah bencana ekologis yang terus meluas akibat aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI), seorang perempuan lanjut usia diduga menjadi korban penganiayaan oleh pelaku tambang ilegal di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar).Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut diduga terjadi di kawasan Sungai Batang Air Sibinail, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, pada Kamis (1/1/2026). Korban disebut dianiaya setelah menolak aktivitas PETI yang beroperasi di lahan miliknya.Departemen Advokasi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Barat, Tommy Adam, melalui keterangan resminya, menyebutkan bahwa pihaknya mengecam keras tindakan kekerasan tersebut. Ia menilai kasus ini menunjukkan kegagalan negara dalam melindungi warga yang memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.“Korban harus menjadi prioritas perlindungan. Ini bukan sekadar kasus penganiayaan, tetapi bagian dari kejahatan lingkungan yang terorganisir. Jaringan PETI harus dibongkar dan seluruh pelakunya ditagih tanggung jawab hukumnya,” kata Tommy Adam, Senin (5/1/2026).Menurutnya, peristiwa ini tidak bisa dilepaskan dari masifnya aktivitas tambang ilegal di Sumatera Barat yang hingga kini belum ditangani secara serius.(*)Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Langsia Pejuang Lingkungan Dianiaya Pelaku PETI di Pasaman, Posko Sumbar Pulih Minta Negara Hadir, https://padang.tribunnews.com/news/169276/langsia-pejuang-lingkungan-dianiaya-pelaku-peti-di-pasaman-posko-sumbar-pulih-minta-negara-hadir.Program : Local ExperienceEditor: Untung Sofa Maulana#localexperience #beritaterkini #shortvideo #news #tolaktambang #tambangilegal #lansia #kekerasan #dianiaya #shorts #short #pasaman_barat #pasaman #sumaterabarat
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.