BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kurang maksimalnya Dinas Penataan Ruang dan Pekerjaan Umum (PUPR) Banjarmasin dalam menangani permasalahan sungai menjadi sorotan tajam Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR.
Kinerja Kepala Bidang (Kabid) Sungai PUPR pun segera dievaluasi Yamin.
Diketahui, saat ini banjir rob terjadi di Kota Seribu Sungai, di antara penyebabnya adalah sungai maupun drainase yang mampet sehingga tak mampu menampung air, ditambah curah hujan yang cukup intens.
Di sela kegiatan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026, ia mengisyaratkan sinyal pergantian pejabat Kabid Sungai PUPR Banjarmasin.
Hal itu tampak dari instruksi Yamin kepada Kepala BKD dan Diklat Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto untuk mengganti pejabat yang mengisi posisi Kabid Sungai.
Baca juga: Puncak Musim Hujan di Kalsel Masih Berlangsung Hingga Januari 2026, Termasuk di Kabupaten Banjar
"Di kondisi saat ini yang ditangani adalah sungai, saya butuh pendamping yang bisa bekerja cepat," ujarnya, Selasa (6/1/2025).
Ia juga mengharapkan adanya diskusi-diskusi intensif dari Kabid Sungai maupun Kabid Drainase sehingga kendala di lapangan bisa teratasi.
Sebagaimana diketahui, jabatan Kabid Sungai PUPR Banjarmasin saat ini diisi Syafiq Huwaida.
Kabid Sungai tersebut dinilai Yamin tidak fokus dalam menangani permasalahan sungai, yang mana saat ini menjadi permasalahan utama yang harus dituntaskan demi mengurangi timbulnya permasalahan lain.
Yamin juga menyentil kinerja PUPR Banjarmasin yang dinahkodai Suri Sudarmadiyah agar bisa bekerja efektif dan efisien. (Banjarmasinpost.co.id/mariana)