Pelaku Nekat Habisi Nyawa Pasutri Muda di Bener Meriah karena Kepergok Mencuri Kopi
January 07, 2026 03:54 PM

 

PROHABA.CO, BENER MERIAH -  Peristiwa tragis yang terjadi di Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, menyisakan luka mendalam bagi masyarakat setempat.

Niat jahat seorang pemuda berinisial RF (24) yang semula hanya ingin mencuri biji kopi milik warga, berakhir dengan tindakan keji yang merenggut nyawa pasangan suami istri (pasutri), HBT (26) dan IYR (22). 

Kasus ini menjadi sorotan karena memperlihatkan bagaimana sebuah tindak pencurian bisa berubah menjadi tragedi berdarah ketika pelaku panik dan kehilangan kendali.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, pada Selasa (6/1/2026), menjelaskan bahwa motif utama pelaku adalah pencurian.

Namun, situasi berubah menjadi tindak kekerasan mematikan saat keberadaan pelaku diketahui oleh korban.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Pasutri di Bener Meriah Diringkus Kurang dari 12 Jam

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku RF menyelinap masuk ke rumah korban dengan cara membuka paksa jendela dengan incaran utamanya adalah simpanan biji kopi di dalam rumah tersebut.

Namun, ketika aksinya dipergoki oleh penghuni rumah, ia langsung nekat melakukan penganiayaan menggunakan sebilah kayu penyangga rumah.

Tindakan brutal tersebut dilakukan berulang kali hingga menimbulkan suara dentuman keras yang sempat mengejutkan tetangga sekitar.

Belakangan diketahui bahwa suara itu berasal dari hantaman kayu yang mengenai dinding rumah saat pelaku menyerang korban secara membabi buta.

Akibat serangan tersebut, HBT meninggal dunia sesaat setelah mendapat penanganan medis, sementara istrinya IYR sempat dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar namun akhirnya juga meninggal dunia.

Kehilangan dua nyawa pasutri muda ini menambah kesedihan mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar, terlebih di tengah kondisi Bener Meriah yang sedang dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Baca juga: Tragedi Dini Hari di Bener Meriah: Suami Istri di Blang Tampu Meninggal Bersimbah Darah

Tidak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk meringkus pelaku.

Tim Resmob Satreskrim Polres Bener Meriah berhasil menangkap RF kurang dari 12 jam setelah kejadian.

Ia ditangkap di sebuah rumah kebun kopi di Kampung Bale Atu tanpa perlawanan berarti.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Bener Meriah menegaskan bahwa berkas perkara sedang dilengkapi agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. 

Dengan tindakannya yang menyebabkan hilangnya dua nyawa, RF terancam hukuman berat," tegas Kapolres.

Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Korban dan Pelaku Pembunuhan di Gampong Teumpeun Aceh Timur

Baca juga: Harapan Pelajar Sawang Pupus, Satu-satunya Rakit Penyeberangan Hanyut Terbawa Arus

Baca juga: Gubernur Aceh Tetapkan UMP 2026 Naik 6,7 Persen Jadi Rp 3,93 Juta

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.