TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wali Kota Jambi, Maulana, melantik 8 pejabat Eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi beberapa jabatan yang masih kosong di lingkup Pemerintah Kota Jambi, Rabu (7/1/2026).
Adapun pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut :
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik): Sugiyono
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes): Elvi Roza
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD): Doni Sumatriadi
Kepala BKPSDMD Kota Jambi: Rizalul Fikri
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB): Misman
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD): Poppy Isnaini
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP): Iper Riyansuni
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim): M. Wildan Murtadho
Baca juga: Rabu Sore Pelantikan PPPK Paruh Waktu Merangin
Sementara untuk jabatan Sekretaris Dewan (Sekwan), masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Pelantikan tersebut merujuk pada Pengumuman Nomor 27/Selter-JPTP/2026 tentang penetapan tiga besar hasil seleksi terbuka JPT Pratama di lingkungan Pemkot Jambi.
Proses seleksi juga telah mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat Nomor 00143/R-AK.02.03/SD/F/2026 tertanggal 2 Januari 2026.
Selanjutnya, BKPSDMD Kota Jambi menerbitkan surat undangan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan dengan Nomor PEG.03.02/019/BKPSDMD.II/2026.
Baca juga: Besok Pelantikan PPPK Paruh Waktu Sarolangun, Total Ada 726 Orang, Berapa Gajinya?
Menanggapi pelantikan pejabat hasil seleksi terbuka tersebut, Wali Kota Jambi Maulana menyoroti makna pelantikan yang dilaksanakan.
Ia mempertanyakan apakah pelantikan tersebut sekadar agenda seremoni atau benar-benar menjadi momentum penguatan kinerja birokrasi.
“Pelantikan ini untuk apa? Apakah hanya seremoni, atau memastikan pejabat yang dilantik siap bekerja dan bertanggung jawab atas jabatan yang diemban,” kata Maulana.
Maulana menegaskan, pejabat yang dilantik hari ini harus mampu menjawab kebutuhan organisasi perangkat daerah serta menunjukkan kinerja nyata dalam pelayanan publik.
Untuk itu ia meminta dalam waktu tiga bulan ke depan sudah ada progres kinerja dari pejabat yang dilantik hari ini.
"Tiga bulan ke depan akan kita evaluasi, jika tidak ada perubahan ke arah yang lebih baik di Dinas yang mereka pimpin, e kinerjanya akan kita turunin," ujar Maulana.
Maulana juga tidak segan memotong TPP pegawai maupun pejabat yang kinerjanya kurang baik dan tidak memberikan pelayanan publik yang semestinya.
Ia juga mewanti-wanti setiap kepala Dinas harus paham dengan 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia.
Sehingga mampu membatu Wali Kota dalam mensukseskan program tersebut.
Dinas kesehatan mendapatkan sorotan tajam dalam pelantikan kali ini.
Maulana mewanti-wanti Dinas Kesehatan Kota Jambi untuk lebih baik lagi kinerjanya sehingga tidak ada masyarakat yang tidak terlayani.
"Jangan sampai ada masyakat yang tidak bisa berobat, karena kita sudah ada kartu bahagia, dimana semua memiliki hak yang sama untuk mendapatkan fasilitas kesehatan," ujarnya.
"Kepala Dinas juga harus mematikan tidak ada pukesmas yang terlambat buka, tidak menerima pasien apa lagi sampai tidak buka. Kalau itu terjadi berarti kepala dinasnya tidak kerja," ujarnya.
Sementara itu, Satpol PP Kota Jambi juga mendapatkan sorotan tajam dari wali Kota Jambi dimana harus mampu, menegakan perda.
Seperti menertibkan PKL hingga kawasan bebas asap roko.
"Kita punya perda kawasan bebas asap roko, jangan sampai Satpol PP justru yang melanggar," ujar Maulana.
"Jadi bukanya menertibkan tapi mereka yang melanggar, ini kan lucu," timpalnya.
Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Iper Riyansuni mengatakan siap menjalankan amanah yang diberikan Wali Kota Jambi.
Ia mengatakan untuk awal akan membenahi kondisi internal di Satpol PP terlebih dahulu dan meningkatkan kinerja pegawai.
"Sesuai instruksi Wali Kota, kita akan benahi dahulu satuan baru kita akan tegakkan perda sehingga tidak ada dari kita yang melanggar," pungkasnya.