Ditemukan Bong Saat Digerebek di Kelas, Urine 4 Siswa SMP di Ketapang Kalbar Negatif, Ini Faktanya
January 07, 2026 04:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, KETAPANG – Masyarakat di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat heboh menyusul menyebarnya video empat siswa SMP dipergoki diduga mengkonsumsi narkoba di dalam kelas.

Dugaan aktivitas terlarang siswa SMP ini semakin kuat dengan ditemukannya alat isap atau bong yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba.

Meski menemukan sejumlah peralatan nyabu, namun hasil pemeriksaan urine keempat siswa negatif mengandung narkoba.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Ketapang, IPTU Dewa Made Surita, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Baca juga: Digeledah Polisi, Pria asal Kutim Kaltim Terbukti Bawa 9 Paket Sabu di Saku Celana

Ia menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi beberapa hari sebelum video viral dan pertama kali ditangani oleh Polsek Sungai Laur.

 “Kejadiannya dua hari yang lalu kalau tidak salah. Anak-anak itu diamankan warga, kemudian diserahkan ke Polsek Sungai Laur,” ujar IPTU Dewa Made saat dikonfirmasi, Selasa 6 Januari 2026 malam.

Dari hasil pendataan, diketahui terdapat empat siswa yang diamankan.

Seluruhnya masih berstatus di bawah umur dan merupakan pelajar SMP kelas IX.

Untuk memastikan dugaan penyalahgunaan narkotika, keempat siswa tersebut menjalani tes urine di RS Agusdjam Ketapang.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh siswa dinyatakan negatif dari zat narkotika.

“Berdasarkan hasil tes urine yang negatif, kami lakukan gelar perkara bersama Polsek Sungai Laur dan Satresnarkoba Polres Ketapang. Anak-anak tersebut kemudian dikembalikan kepada orang tua,” jelas IPTU Dewa Made.

Meski demikian, proses penanganan tetap dilakukan sesuai prosedur, dengan melibatkan pendampingan orang tua masing-masing siswa.

Terkait barang bukti, polisi menyatakan tidak menemukan narkotika jenis sabu.

Namun, sejumlah barang yang diduga digunakan diamankan, di antaranya bong, pipet, plastik klip, dan korek api.

“Barang bukti narkoba tidak ada. Barang yang sempat dibeli ternyata palsu, sehingga hasil tes urine negatif,” ungkapnya.

Baca juga: Dua Residivis Narkoba Kembali Ditangkap di Banjarmasin, Polisi Sita 1,4 Kilogram Sabu dan Ekstasi

Sebagai langkah pencegahan dan pengawasan, keempat siswa tersebut diwajibkan melakukan wajib lapor secara berkala bersama orang tua.

 Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang kembali di lingkungan sekolah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.