TRIBUNNEWS.COM - Napoli gagal memanfaatkan peluang emas untuk naik ke posisi dua klasemen Liga Italia, Kamis (8/1/2025).
Hasil imbang 2-2 melawan Hellas Verona di Stadion Diego Armando Maradona membuat Partenopei tertahan di peringkat ketiga dengan 38 poin, sejajar dengan AC Milan namun kalah selisih gol.
Di sisi lain, Inter Milan tetap nyaman di puncak klasemen usai meraih kemenangan penting 2-0 atas Parma di Ennio Tardini.
Dalam giornata ke-19 ini, Napoli asuhan Antonio Conte sempat berada di ambang hasil yang lebih buruk.
Tertinggal dua gol lebih dulu lewat gol Martine Frese (16') dan penati Gift Orban (27'), yang menutup babak pertama dengan keunggulan Hellas.
Juara bertahan Serie A ini baru bisa bangkit lewat gol Scott McTominay (54') dan kapten Giovanni Di Lorenzo (82').
Napoli sejatinya juga mencetak satu gol lain melalui aksi Rasmus Hojlund, namun wasit tak mengesahkannya karena dianggap ada hand ball.
Pada akhirnya Napoli tetap gagal menang dan skor imbang melawan tim papan bawah peringkat 19 klasemen seperti Verona tetap terasa mengecewakan.
Apalagi, laga ini dimainkan di kandang sendiri dan menjadi pertandingan perdana di hadapan publik Napoli setelah menjuarai Supercoppa Italiana.
Baca juga: Hasil Klasemen Liga Italia: Penebusan Sukses AS Roma, Juventus Masih Terjangkau
Conte mengakui timnya berada dalam situasi sulit sejak awal. Absennya sejumlah pemain kunci memaksa sang pelatih melakukan rotasi yang jarang terjadi.
"Ini bukan hanya soal kekecewaan. Ada pertandingan seperti ini yang justru berisiko kalah," ujar Conte kepada DAZN.
Ia juga menyinggung dua momen krusial, termasuk penalti untuk Verona dan gol Rasmus Højlund yang dianulir karena handball.
"Keputusan penalti itu penilaian yang aneh, tapi kami menerimanya. Dengan Højlund, jujur saya tidak tahu dia harus menaruh lengannya di mana. Apa harus diamputasi?" kata Conte.
Ia setengah frustrasi namun tetap menegaskan timnya menunjukkan reaksi yang tepat.
Tambahan satu poin membuat Napoli tetap di posisi ketiga dan gagal menyalip AC Milan, yang masih menyimpan satu laga tunda.
"Bukan hanya kekecewaan. Ini menjadi sulit, tetapi kami terus maju," kata Conte.
Sementara itu, jarak poin dengan Inter Milan sang pemuncak klasemen juga semakin lebar menjadi lima empat poin.
Inter Milan sendiri menunjukkan konsistensi khas kandidat juara saat tampil pada pekan ke-19 di kandang Parma.
Nerazzurri menang 2-0 lewat gol Federico Dimarco dan Marcus Thuram yang memastikan kemenangan di menit-menit akhir.
Dalam laga ini, pelatih Inter, Cristian Chivu, melakukan rotasi jelang laga besar melawan Napoli akhir pekan nanti.
Meski tanpa beberapa pemain inti, Inter tetap tampil efektif dan disiplin.
Kemenangan ini juga terasa spesial bagi Chivu yang kembali ke Ennio Tardini, stadion klub lamanya, dan pulang dengan tiga poin penuh.
Hasil ini membuat Inter kini mengoleksi 42 poin, unggul empat angka dari Napoli dan AC Milan.
Baca juga: Pahit Manis AC Milan di Lantai Bursa Transfer Pemain 2026: Vlahovic In, Pulisic Out
Adapun AC Milan baru akan menjalani pertandingan pekan ini pada Jumat melawan Genoa.
Jika mampu meraih kemenangan, Rossoneri akan memperlebar jarak dari Napoli menjadi tiga poin, sekaligus tetap menempel Inter di posisi kedua klasemen.
Sementara itu, di papan tengah, Atalanta dan Fiorentina mencuri perhatian lewat hasil positif yang menjaga asa mereka bersaing ke Eropa.
Atalanta meraih kemenangan tandang meyakinkan atas Bologna dengan skor 2-0.
Hasil ini menjaga konsistensi La Dea di papan tengah atas dan memperkuat posisi mereka dalam perburuan tiket kompetisi Eropa.
Lazio dan Fiorentina harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2.
Kedua tim silih berganti menekan, namun gagal menemukan gol penentu.
Hasil ini membuat keduanya masih tertahan di papan tengah dan belum mampu mendekat ke zona empat besar.










(Tribunnews.com/Tio)