Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Memasuki tahun 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menyasar Kecamatan Banda, Kecamatan Tehoru dan Kecamatan Seram Utara Timur Kobi tuk memudahkan pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk).
Tiga kecamatan tersebut bakal berlangsung pelayanan perekaman dan pencetakan E-KTP langsung di lokasi.
Tentu menjadi kabar gembira bagi warga Maluku Tengah di tiga lokasi tersebut, mengingat tentang kendali yang cukup jauh dari ibu kota Kabupaten di Kota Masohi.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Dukcapil Maluku Tengah, Dra. Siti Hubna Soumena saat diwawancarai TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Kamis (8/1/2026).
"Bukan saja perekaman namun sampai pada kepemilikan KTP fisik. Oleh pak Bupati kita menyiapkan di tiga titik, yakni Kecamatan Banda, Kecamatan Tehoru, dan Kecamatan Seram Utara Timur Kobi,"jelas Kadis.
Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melekat dengan pelayanan publik, maka memiliki program yang tentu memudahkan masyarakat Maluku Tengah.
Soumena mengaku, masalah administrasi kependudukan (Adminduk) tidak pernah selesai. Walau begitu, pihaknya berupaya untuk meminimalisir berbagai kendala yang dihadapi oleh masyarakat pada saat dilakukan pengurusan Adminduk.
Ia menyebut, sebagian kebutuhan Adminduk masyarakat akan terjawab di tahun 2026 dengan adanya kebijakan baru Bupati menghadirkan pelayan KTP elektronik di kecamatan.
"Kita baru selesai rapat untuk menyiapkan peralatan tersebut agar segera turun ke kecamatan. Bupati berharap besar untuk sesegera mungkin apa yang menjadi keinginan beliau meringankan masyarakat dengan pelayanan KTP ataupun adminduk lain segera terealisasi," jelas Soumena.
Baca juga: Polisi Turun Tangan Bantu Warga Leihitu Terdampak Angin Kencang, Akses Jalan Sempat Lumpuh
Baca juga: Harga Bumbu Dapur di Pasar Impres Namlea Awal Tahun 2026 Terpantau Stabil
Disampaikan, pekan ini hingga pekan depan pihaknya sementara berkoordinasi dengan Teknisi untuk menyiapkan peralatan termasuk perangkat pencetakan KTP.
"Rencana kita kedepan tetap menelusuri ruang Maluku Tengah di 19 kecamatan dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sama sekali belum memiliki atau kekurangan data administrasi kependudukan. Selama ini kita lakukan pelayanan dari desa ke desa kecamatan ke kecamatan kali ini kita upayakan untuk lebih dekat lagi dari keluarga ke keluarga," ungkapnya.
Sehingga upaya memberikan pelayanan Adminduk masyarakat bisa berjalan dengan baik. Masyarakat Maluku Tengah yang cenderung bertambah setiap tahun dan tentu menjadi tantangan tersendiri
"Dari capaian persentasi 90 bisa turun ke 80 persen karena hadir penduduk yang baru berusia 17 tahun cukup banyak," tukasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kedepan dimungkinkan akan adanya penambahan pelayanan perekaman-cetak KTP elektronik di kecamatan lain.
"Saya baru saja koordinasi dengan Bupati dan Sekda dalam waktu dekat akan ada 1 atau dua tambahan kecamatan lain dengan pertimbangan wilayah yang jangkauannya jauh," imbuh dia.
Soumena mengaku saat ini ketersediaan blanko E-KTP di awal tahun tidak begitu banyak, namun masih tersedia.
"Dan kita upayakan janga sampai masyarakat kecewa mendatangi Disdukcapil. Prioritas kita untuk ketersediaan semua peralatan pendukung pelayanan masyarakat," pungkas Soumena.
Sekedar tahu, humlah penduduk di Kabupaten Maluku Tengah bertambah 1.916 jiwa sejak tahun 2024 hingga semester I tahun 2025.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunAmbon, tahun 2024 jumlah penduduk pada Kabupaten tertua di Maluku ini mencapai 431.308 jiwa.
Semester I tahun 2025 Kabupaten Maluku Tengah mengalami penambahan penduduk 0,4 persen menjadi total jumlah penduduk 433.224. (*)