Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Sampai Bikin Tembok Jebol, Manajer Pasar Janj Perbaiki
January 09, 2026 08:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur bakal memperbaiki tembok pembatas antara pasar dengan permukiman warga yang jebol terdampak gunungan sampah.

Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun mengatakan perbaikan akan dilakukan setelah proses pengangkutan sampah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup DKI rampung.

"Terhadap kondisi itu kami akan lakukan perbaikan setelah pengempesan (tumpukan sampah) ini dilakukan," kata Agus di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (9/1/2026).

Untuk tahap awal penanganan sampah, pengelola Pasar Induk Kramat Jati sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta guna menambah armada truk angkut.

Pasalnya tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati sebelumnya terjadi akibat jumlah truk sampah Dinas Lingkungan Hidup yang tidak sebanding dengan volume sampah.

Idealnya dalam satu hari butuh 12-15 truk sampah untuk mengangkut sampah dari Pasar Induk Kramat Jati, namun armada Dinas Lingkungan Hidup yang tersedia hanya delapan.

"Jadi yang jelas jebolnya (tembok) itu kan karena overcapacity penumpukan sampah yang ada. Sehingga menyebabkan daya tahan dari tembok itu pun tidak mampu untuk menahan (sampah)," ujarnya.

Agus menuturkan berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati ditarget rampung dalam waktu satu pekan.

Setelah pengangkutan sampah tersebut rampung, maka pengelola Pasar Induk Kramat Jati akan memperbaiki tembok pembatas dengan permukiman warga yang jebol.

"Maka target kami adalah tetap melakukan pemagaran kembali pada saat setelah tumpukan sampah di belakang itu tertangani," tuturnya.

Sebelumnya gunungan sampah dengan tinggi sekitar 6 meter di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mengakibatkan tembok pembatas antara pasar dengan permukiman warga jebol.

Menurut warga sekitar tembok pembatas beton antara Pasar Induk Kramat Jati dengan wilayah RW 04 Kelurahan Tengah tersebut jebol akibat tidak mampu menahan volume sampah.

Tembok tersebut jebol kurun waktu satu bulan terakhir saat volume sampah pada area tempat pembuangan sementara (TPS) Pasar Induk Kramat Jati menumpuk hingga meluber ke arah permukiman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.