9 Rumah dan Tempat Usaha di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang
January 09, 2026 08:13 AM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Misbahul Munir

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Sejumlah rumah warga dan satu tempat usaha di Kecamatan Ngraho dan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, rusak diterjang hujan deras disertai angin kencang, Kamis (8/1/2026).

Informasi yang dihimpun, sedikitnya total ada sembilan bangunan rumah dan tempat usaha di dua kecamatan tersebut yang diterjang angin kencang.

Rinciannya ada empat bangunan, yang terdiri dari tiga rumah warga dan satu tempat usaha di wilayah Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, rusak parah disapu angin dan tertimpa pohon tumbang.

Selan itu, angin kencang juga memporak-porandakan lima rumah warga di wilayah Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Agus Purnomo, mengatakan, angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan lebat menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa bangunan milik warga di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho.

“Dari hasil asesmen di lapangan, tercatat tiga rumah dan satu tempat usaha mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda-beda," kata Agus, Jumat (9/1/2026).

Menurut Agus, satu rumah milik Suntoro (47) mengalami kerusakan paling parah setelah tertimpa pohon tumbang.

Bangunan dengan ukuran sekitar 5 x 8 meter itu rusak berat, dengan estimasi kerugian mencapai Rp 30 juta.

Akibat kejadian tersebut, Suntoro terpaksa mengungsi sementara ke rumah orang tuanya.

Selain itu, rumah milik Sumari (79) mengalami kerusakan sedang di bagian tengah bangunan, dengan estimasi kerugian sekitar Rp 5 juta.

Rumah lainnya milik Sukardi (49) mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dengan taksiran kerugian sekitar Rp 2 juta. Kedua pemilik rumah tersebut masih bertahan menempati rumah masing-masing.

Baca juga: Atap Sekolah MA Al-Ittihad Mojokerto Rusak Diterpa Angin, Pemkab Serahkan Bantuan Renovasi

Tak hanya rumah warga, angin kencang juga merusak sebuah tempat usaha mebel milik Panidi (50).

Bangunan usaha berukuran sekitar 12 x 6 meter itu mengalami kerusakan sedang dengan estimasi kerugian sekitar Rp 5 juta.

Agus menjelaskan, kejadian tersebut sudah direspons oleh tim BPBD Bojonegoro.

Pihaknya juga sudah melakukan asesmen dan penanganan awal.

“Petugas langsung melakukan pendataan, berkoordinasi dengan pemerintah desa dan satpol PP kecamatan, serta menyalurkan bantuan darurat berupa empat paket sembako kepada warga terdampak," jelasnya.

Selanjutnya, BPBD juga menyarankan pemerintah desa setempat untuk segera mengajukan proposal bantuan kepada Bupati Bojonegoro dengan tembusan BPBD guna penanganan lanjutan pascabencana.

Data Warga Terdampak di Tambakrejo

Sementara itu, Kapolsek Tambakrejo, AKP Nursayit mengungkapkan, sedikitnya ada lima rumah warga di wilayahnya bertugas yang terdampak angin kencang disertai hujan deras pada Kamis (8/1/2026) petang.

Adapun pemilik rumah yang terdampak atau roboh antara lain rumah milik Sakur (49), yang berlokasi di Desa Ngrancang RT 004/RW 01, Kecamatan Tambakrejo.

Atas kejadian ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Kemudian, rumah milik Naviudin (43), yang berlokasi di Desa Ngrancang RT 001/RW 001, Kecamatan Tambakrejo. Korban mengalami kerugian materiil Rp 40 juta.

Lalu, rumah milik Ipen (55), yang berlokasi di Desa Ngrancang RT 006/RW 001, Kecamatan Tambakrejo. Korban mengalami kerugian materiil Rp 25 juta.

Selanjutnya, rumah milik Bambang (40), yang berlokasi di Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo. Korban mengalami kerugian materiil Rp 25 juta.

Terakhir, rumah milik Kaspi Praktikno (55), yang berlokasi di Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, kerugian materiil ditaksir sebesar Rp 20 juta.

"Alhamdulillah untuk korban jiwa nihil, untuk total kerugian ditaksir Rp 160 juta," tutupnya.

Atas kejadian ini, BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, yang masih berpeluang terjadi di wilayah Bojonegoro dalam beberapa hari ke depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.