TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aksi balap liar yang dapat membahayakan diri dan mengganggu masyarakat.
"Kami imbau untuk tidak melakukan balap liar. Jika ingin menyalurkan hobi balap motor, silakan ikuti even balapan yang resmi," ujarnya kepada Tribun Jabar.id, di Jatinangor, Jumat (9/1/2026) pagi.
Sebelumnya, perbuatan tercela diperlihatkan oleh puluhan remaja dengan aksi balap liar. Mereka balap motor di ruas jalan Bandung-Garut, bahkan sampai memblokade jalan, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Ketika hendak balapan, mereka menghentikan para pengguna jalan yang hendak melintas. Aksi balap liar tersebut terekam kamera ponsel pengguna jalan, dan videonya beredar di media sosial.
Pusat balap liar ini berada di depan PT Kahatex, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Namun, sejak dini hari tadi, jalanan yang biasa dipakai balap liar ini lengang dari aksi tersebut.
Pasalnya, aparat Kepolisian dari Polsek Jatinangor melakukan patroli pada (9/1/2026) dini hari. Menurut video yang diterima TribunJabar.id, tampak polisi menyisir lokasi-lokasi yang biasa dijadikan tempat berkumpulnya remaja di jalur Bandung - Garut.
Kompol Rogers juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas dengan melaporkan setiap aktivitas balapan liar.
"Apabila melihat aksi balap liar atau gangguan keamanan lainny langsung melaporkan ke pihak Kepolisian. Untuk wilayah hukum Jatinangor, silakan laporkan melalui nomor 0811-2348-607. Ini nomor saya sendiri," kata Rogers.
Suasana di jalur Bandung-Garut mendadak sepi dari aksi balap liar. Sebelumnya, balap liar dilakukan gerombolan remaja.
Sepinya jalanan dari aksi berbahaya dan membahayakan ini lantaran Aparat Kepolisian dari Polsek Jatinangor melakukan patroli pada Jumat (9/1/2026) dini hari.
Menurut video yang diterima TribunJabar.id, tampak polisi menyisir lokasi-lokasi yang biasa dijadikan tempat berkumpulnya remaja di jalur Bandung - Garut.
Ketika hendak balapan, mereka menghentikan para pengguna jalan yang hendak melintas. Aksi balap liar tersebut terekam kamera ponsel pengguna jalan, dan videonya beredar di media sosial.