TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C Kesuma selama ini menerapkan disiplin ketat untuk personelnya.
Mulai dari sikap yang harus selalu humanis terhadap masyarakat, dan di tahun 2026 ini, Polres Gianyar pun akan 'menyiksa' personelnya yang memiliki tubuh gendut atau perut buncit dengan mengajak olahraga rutin, tanpa meninggalkan tugas di lapangan.
Baca juga: Penyebab Kematian Sari di Kamar Kos Gianyar Bali Masih Misterius, Polisi Belum Kantongi Hasil Visum
Hal ini dilakukan dalam program BERSINAR atau Berat Seimbang, Inovatif, Aktif, dan Bugar.
Salah satu yang telah menerapkan program ini adalah Polsek Blahbatuh, Jumat 9 Januari 2026. Kegiatan tersebut berupa olahraga, dari lari hingga senam.
Kegiatan olahraga diikuti oleh seluruh personel Polsek Blahbatuh, mulai dari para Kanit, Panit, Kasi hingga anggota.
Baca juga: Cegah Anggota Kabur Saat Ditanya Wisman, Polres Gianyar Bali Gelar Pelatihan Bahasa Inggris
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan, dilanjutkan pemanasan, lari bersama dengan rute Jalan Raya Udayana, Banjar Antugan, Teruna dan Satria, serta ditutup dengan senam aerobik.
Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, menyampaikan bahwa Program BERSINAR merupakan langkah strategis Polres Gianyar untuk membangun personel yang sehat secara fisik dan mental.
“Kesehatan dan kebugaran adalah modal utama anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat."
Baca juga: Saksi Lihat Pelaku Dorong Motor Parkir di Gianyar, Dua Pemuda Diringkus Polsek Tampaksiring
"Melalui olahraga rutin ini, kami ingin menanamkan budaya hidup sehat, aktif, dan seimbang kepada seluruh personel,” ujarnya.
Pihaknya berharap, melalui pelaksanaan Program BERSINAR secara konsisten, personel Polsek Blahbatuh semakin siap dan sigap dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat di wilayah hukum Polsek Blahbatuh.
Terpisah, Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C Kesuma meminta anggota yang memiliki berat badan berlebih, agar memiliki kesadaran dalam menurunkan berat badan, yakni tidak hanya berolahraga, tetapi juga menjaga pola makan.
"Tahun ini, setiap anggota yang memiliki berat badan berlebih harus menjaga pola makan dan olahraga konsisten."
"Jangan sampai, saat ngejar maling, malingnya malah kabur karena badan personel terlalu berat untuk mengejar," ujarnya.
"Kalau sampai memiliki tubuh atletis itu bagus, tapi minimal anggota tidak buncit, agar pergerakannya lincah. Program ini, selain untuk kesehatan fisik, juga baik untuk kesehatan mental. Sebab olahraga bisa menghilangkan stress," ujarnya. (*)